Malang Post

You are here: Kriminal

Kriminal

Dor! Emas Rp 1,5 Miliar Raib

Lagi, Toko Emas Bulan Purnama Dirampok
MALANG- Meski polisi sudah melakukan patroli rutin dan serangkaian operasi di jalan, namun penjahat tetap mencoba melihat kelengahan korps berbaju coklat ini. Menjelang Maghrib kemarin, enam orang merampok toko emas Bulan Purnama yang berada di Jalan Sukarjo Wiryopranoto Malang. Setidaknya, hanya dalam waktu 10 menit, perhiasan emas seberat tiga kilogram dibawa kabur setelah dua pelaku meletuskan beberapa kali tembakan ke arah etalase dan atap toko. Menurut keterangan Junaedi, juru parkir di sekitar TKP, enam perampok ini mengendarai dua motor Honda Revo dan Yamaha Vega.
“Sebelum mereka masuk toko, seorang diantaranya sudah mengeluarkan pistol di jalan. Begitu terdengar suara tembakan, saya langsung lari menjauh. Banyak orang yang tidak berani mendekat karena takut,” katanya. Informasi yang dihimpun Malang Post, begitu turun dari motor, kelima pelaku langsung masuk ke dalam toko emas tersebut. Sedangkan seorang pelaku menunggu teman-temannya di halaman parkir. Selang beberapa detik kemudian, tembakan terdengar dari dalam toko. 13 karyawan toko emas itu pun hanya bisa terdiam karena takut menjadi korban penembakan.
Menurut Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto, SIK, M.Hum, pelaku memanfaatkan suasana sepi menjelang salat Maghrib. “Hasil olah TKP sementara termasuk rekaman CCTV yang kami dapatkan, dua pelaku meletuskan pistolnya sedangkan tiga pelaku memecahkan kaca etalase dengan kapak. Kejadiannya saat justru toko hendak tutup,” terangnya. Perhiasan-perhiasan emas senilai Rp 1,5 miliar yang diambil, lantas dimasukkan ke dalam tas warna hitam. Setelah itu, mereka kabur ke arah utara.  
“Anggota yang melakukan olah TKP, sudah menemukan tujuh selongsong peluru yang besok (hari ini) akan dibawa tim Labfor Cabang Surabaya untuk mengetahui jenis senjatanya  Sementara, TKP dibiarkan dan dijaga anggota untuk olah TKP lanjutan dari labfor,” lanjut mantan Kapolres Trenggalek ini. Dia mengaku hasil rekaman CCTV sebanyak 14 titik, bakal bisa mengungkap siapa pelakunya, meskipun mereka mengenakan helm full face dan sarung tangan. Totok panggilannya, melanjutkan, beberapa orang sempat melapor ke pos polisi. Namun begitu polisi lalu lintas datang, pelaku sudah kabur.
“Kami belum bisa memastikan dari kelompok mana para pelaku ini. Apakah mereka teroris atau bukan, masih dalam penyelidikan,” pungkas mantan Kasubbag Reskrim Polwil Malang itu. Hingga semalam, para karyawan toko emas ini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Malang Kota. Mukhlis, kerabat Iwan Mulyono, pemilik toko emas Bulan Purnama memaparkan bila tiga kilogram emas yang dibawa kabur perampok terdiri dari sejumlah perhiasan emas dengan kadar emas yang berbeda. “Ada jam tangan, gelang, cincin dengan kadar emasnya beda. Jadi kerugiannya berapa masih belum tahu karena masih dihitung,” terangnya. (big/sit/mar)

Page 466 of 815