Malang Post

You are here: Kriminal

Kriminal

Perampok Buang Motor di Sawojajar

MALANG- Perampokan yang terjadi di toko emas Bulan Purnama Jalan Sukarjo Wiryopranoto Malang, menjadi atensi khusus anggota Satreskrim Polres Malang Kota dan Ditreskrimum Polda Jatim. Bahkan, beberapa anggota serse Polda Jatim yang dianggap mengetahui ‘peta’ pelaku perampokan khusus toko emas, mulai berdatangan ke Malang dan ikut memeriksa saksi-saksi yang dianggap mengetahui persis kejadian tersebut.
Salah satunya, melakukan penyelidikan terhadap tiga sepeda motor Honda Revo, N 3887 CU, N 2507 CE dan N 4828 AX yang ditinggal di sebuah gubuk pemancingan, 100 meter dari jembatan Jalan Ranu Grati, Sawojajar, Malang.
Informasi yang dihimpun, tiga motor tersebut dicurigai identik dengan motor yang digunakan enam perampok yang menggasak perhiasan emas di toko emas milik Iwan Mulyono tersebut. “Melihat ciri-ciri motor yang diketahui saksi di sekitar TKP perampokan, dan ada noda darah yang menempel di salah satu motor, 100 persen mirip dengan yang digunakan para perampok,” terang salah satu sumber Malang Post di Polres Malang Kota.
Dia menjelaskan, noda darah itu mirip dengan ceceran darah yang menempel di etalase toko yang dipecahkan para pelaku untuk mengambil perhiasan. Penemuan motor itu sendiri, berawal ketika Suyono, salah seorang warga sekitar melihat keberadaan tiga Honda Revo ini di dalam gubuk yang biasa digunakan para pemancing beristirahat, Kamis (7/2) pukul 18.30.
Menurut pengakuannya kepada polisi, hingga pagi kemarin, tiga motor itu masih tetap tidak berubah. “Saksi Suyono mengaku mulai malam setelah mengikuti tahlilan dan tadi pagi (kemarin), masih melihat motor itu. Dia mengira, pemiliknya sedang mancing. Ternyata saat dilihat, tidak ada seorangpun di tempat itu,” lanjut sumber yang wanti-wanti tidak disebutkan namanya ini.
Spontan, Suyono dan warga melaporkan hal ini ke polisi. Mendengar informasi tersebut, puluhan anggota jajaran Polres Malang Kota berdatangan. Untuk kepentingan pencarian sidik jari dan jejak pelaku, polisi bahkan memasang tiga police line sekaligus. Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan, SH menerangkan, polisi masih melakukan pendalaman terhadap hasil proses identifikasi yang dilakukan penyidik Satreskrim Polres Malang Kota dan Tim Labfor Cabang Surabaya.
“Ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada korelasinya dengan peristiwa curas (pencurian dengan kekerasan) di toko emas Bulan Purnama. Saat ini, petugas masih di lapangan, bekerja keras untuk melakukan upaya pengungkapan,” terang mantan Kasatreskrim Polres Batu itu. Sumber lain Malang Post mengaku, bila sesaat setelah laporan penemuan motor ini, dilakukan pengecekan di Samsat Kota Malang. Hasilnya, motor-motor itu sudah dijual pemiliknya ke salah satu dealer motor di daerah Gadang.  “Baru kemarin (Kamis, 7/2) siang dijual ke seseorang yang mengaku berasal dari Sumatera,” bisiknya.
Itu berarti, lanjut dia, siang hari sebelum melakukan perampokan, para pelaku membeli motor terlebih dulu dan membuangnya langsung ke gubuk di samping sungai Jalan Ranu Grati Malang, sesaat setelah merampok. “Kami juga mendapat pengakuan bila perhiasan yang hilang ternyata mencapai lima kilogram (bukan tiga kilogram seperti laporan sebelumnya, red),” tambahnya.
Sementara itu, dikonfirmasi penemuan motor pelaku, Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto SIK, M.Hum membenarkan bila tiga motor itu identik dengan yang digunakan enam perampok beraksi di toko emas Bulan Purnama. “Tim di lapangan masih mengembangkan penyelidikan dari tiga sepeda motor tersebut,” terangnya kepada Malang Post.
Di bagian lain, tim Labfor Cabang Surabaya juga melakukan olah TKP di toko emas Bulan Purnama. Namun, olah TKP dilakukan dalam keadaan tertutup. Hingga hampir tiga jam, beberapa petugas mencari sidik jari, bekas tembakan dan sebagainya. Diberitakan sebelumnya, enam orang merampok toko emas Bulan Purnama Jalan Sukarjo Wiryopranoto Malang. Hanya dalam waktu 10 menit, perhiasan emas senilai miliaran rupiah dibawa kabur setelah dua pelaku meletuskan beberapa kali tembakan ke arah etalase dan atap toko. (mar)

Anjing Pelacak Memutari Rumah Kos di Ranu Grati
UNTUK mencari jejak perampok yang meninggalkan tiga motornya di gubuk samping sungai Jalan Ranu Grati, Sawojajar, Malang, puluhan aparat dikerahkan, kemarin pagi. Tidak terkecuali anggota Satbrimob Ampeldento, Pakis dan anjing pelacak. Anggota Brimob yang bersenjatakan laras panjang, siaga di tempat penemuan motor setelah mendapat briefing dari Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto, SIK, M.Hum. Sementara, puluhan anggota Polres Malang Kota berjaga di sepanjang jalan setapak menuju lokasi yang berjarak 100 meter dari jalan besar.
Penemuan motor dan kedatangan anggota Brimob ini, tak urung membuat warga sekitar berdatangan untuk menonton. Bahkan, tidak sedikit pengguna jalan yang lewat memilih berhenti hingga memacetkan Jalan Ranu Grati Malang. Pantauan Malang Post, usai diperiksa anggota unit identifikasi Satreskrim Polres Malang Kota, anjing pelacak yang mencium bau pelaku, berlari menyusuri tepian sungai melewati TPU Mbah Rawi yang menjadi satu lokasi dengan tempat pemancingan. Dari penciuman anjing pelacak tersebut, para perampok melewati jembatan dan naik ke arah gang V Jalan Ranu Grati.
Di salah satu rumah warna hijau, anjing ini mendadak berhenti dan masuk ke areal halaman rumah bernomor 60 tersebut. “Itu dulu rumah kosong. Tapi sekarang sepertinya sudah dikontrak orang,” terang Mulyadi, warga sekitar.
Sontak, puluhan anggota Brimob yang melihat ‘kejanggalan’ ini, menyiapkan senjatanya. Termasuk anggota reskrim bersiaga dengan mengeluarkan pistol. Namun, perburuan terhadap jejak pelaku tidak berhenti di rumah itu.
Anjing pelacak ini malah akhirnya berhenti cukup lama dan memutari rumah kos milik Ny. Buanto, 55 tahun, yang berada di gang V tersebut. Hampir satu jam, anjing tersebut berputar-putar masuk ke dalam beberapa kamar kos ataupun halaman rumah. “Saya hanya bisa pasrah saja rumah didatangi anjing pelacak. Soalnya saya memang tidak tahu apa-apa,” kata Ny. Buanto kepada wartawan. Dia hanya bisa duduk didampingi beberapa anak kos, melihat beberapa polisi yang ikut memeriksa sudut-sudut rumah. (mar)

Page 466 of 819