Malang Post

You are here: Kriminal

Kriminal

Ajukan Banding ke Pengadilan Tinggi

MALANG – Masih ingat dengan kasus penggelapan mobil yang dilakukan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Malang, Suhadi SE MAP ? Ternyata kasus yang sudah divonis Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen pada Maret 2013, masih belum selesai. Suhadi yang vonis hukuman penjara 10 bulan, berupaya lolos dari jeratan dengan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya.
Tetapi bukannya vonis ringan yang sudah dijatuhkan PN Kepanjen dihapus atau dikurangi. Sebaliknya, hukuman penjara Suhadi justru ditambah dua bulan, hingga menjadi satu tahun kurungan penjara. Hal tersebut, dibenarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Supriadi Ahmad SH.
“Benar mas, putusan banding Suhadi menambah hukumannya menjadi 1 tahun. Putusan lengkapnya turun dan saya terima pada 27 Februari lalu. Hari ini (kemarin, red) saya membuat surat pernyataan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) melalui PN Kepanjen atas putusan banding,” ungkap Supriyadi.
Surat pernyataan kasasi ke MA, karena penasehat hukum Suhadi yakni Rendra Supriyadi SH, mengajukan kasasi pada 7 Maret. Kasasi diajukan sebagai upaya hukum terdakwa, untuk mendapatkan vonis ringan dari vonis sebelumnya.
“Kalau saya (JPU) tidak menyatakan kasasi akan salah. Karena kasasi yang saya ajukan sebagai antisipasi apa upaya hukum yang dilakukan oleh terdakwa. Akan tetapi, untuk isi kasasinya, kami masih menunggu memori kasasi dari penasehat terdaka. Dari memori kasasi itu akan kami tangkis dengan kontrak memori,” ujarnya.
Terpisah Rendra Supriyadi SH, penasehat hukum dari terdakwa Suhadi saat dikonfirmasi memang membenarkan bahwa hukuman penjara Suhadi bertambah menjadi satu tahun. Bertambahnya hukuman penjara dari putusan banding, lantaran ada salah satu hakim yang kurang setuju dengan pertimbangan hukum.
“Tetapi dengan pengajuan kasasi kami berharap ada penurunan hukuman penjara. Kami akan berupaya sampai vonis Suhadi dikurangi dengan pengajuan kasasi itu,” tutur Rendra Supriyadi.
Sementara, dengan putusan mengajukan kasasi, maka secara tidak langsung, status tahanan kota untuk Suhadi masih berlanjut. Tahanan kota akan berakhir setelah ada keputusan tetap dari Mahkamah Agung (MA).(agp/nug)

Page 466 of 898