Malang Post

Kriminal

Gara-gara Rp 50 Ribu, Kuli Bangunan Diringkus

Share
MALANG – Polres Malang Kota membekuk seorang kuli bangunan yang menjadi kurir Sabu. Dia adalah Arif Wijaya, warga Jalan Kalianyar, Wonokoyo, Kedungkandang Kota Malang. Pemuda berusia 26 tahun ini, dibekuk polisi pada 23 Januari 2015 lalu, saat sedang mengantarkan bingkisan berisi barang terlarang itu.
Arif sebenarnya hanya berperan sebagai kurir. Dia ditugasi seseorang berinisial T untuk mengantarkan barang kepada seseorang berinisial H. Setiap satu kali mengantar, Arif mendapat komisi Rp 50 ribu. Sampai saat ini, T dan H masih menjadi buronan polisi. Polres Malang Kota, terus mengembangkan kasus ini untuk menegetahui keberadaan T dan H.
“Tersangka AW (Arif Wijaya, red) tertangkap saat mengantar sabu-sabu kepada seseorang berinisial H,” ujar Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni di kantornya kemarin (4/2/15). Ditambahkan,  H meminta AW untuk mengambilkan sabu-sabu yang diletakkan pada tempat sampah depan sebuah salon di Jalan Raya Cemorokandang, tepatnya di depan Alfamart di Jalan Ki Ageng Gribik. Namun, belum sempat dia memindahkannya, Arif langsung disergap polisi.
Saat digeledah, lanjut Nunung, diketemukan sabu-sabu seberat 3 gram pada tersangka AW.Bapak satu anak ini dibawa ke Polres Malang Kota untuk menjalani masa tahanan. “Polisi masih terus menjalani pemeriksaan petugas Polres Malang Kota guna pengembangan kasus ini lebih lanjut,” urai Nunung.
Arif sendiri, sebenarnya baru mengenal T dua minggu lalu. Meski belum dekat, dia tetap nekat menuruti perintah T. Arif sendiri mengaku kalau dirinya hanya disuruh mengantar bingkisan yang ia tidak tahu apa isinya. Kemauannya tersebut, karena Arif tergiur komisi Rp 50 ribu dari T. Uang Rp 50 ribu itu berada di dalam sebuah kresek, bersama bingkisan sabu-sabu itu. "Barangnya ada di dalam kresek plastik, lalu ada uang Rp 50.000 dan dibungkus kresek plastik lagi,” jelasnya.
Tapi mau bagaimana lagi, sekarang nasi sudah menjadi bubur. Meski mengaku tak tahu, Arif Wijaya tetap tererat pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4-12 tahun penjara. (erz/nug)
comments

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL