13 Titik Rawan Macet di Kota Malang

MALANG - Satlantas Polres Malang Kota mencatat, ada 13 titik rawan kemacetan di Kota Malang saat lebaran. Ini berdasarkan pengalaman tahun lalu dan pantauan Satlantas Polres Malang Kota.
Informasi yang didapat Malang Post, ke-13 titik tersebut berada di Simpang 3 Jl Raden Intan, Jl A Yani Utara, simpang 4 Jl LA Sucipto, impang 4 Jembatan Soekarno Hatta, simpang 3 Jl MT Haryono, simpang 4 Rampal, simpang 4 Pintu Masuk Perum Sawojajar, Jembatan Buk Gluduk, simpang 4 Mergan, simpang 4 Jl Pasar Besar, jembatan Kedungkandang, simpang 3 Janti dan simpang 4 Pasar Gadang.
Dari ke-13 titik itu, terdapat tiga titik yang mengalami potensi macet terparah dan berdampak luas. Yakni, Landungsari-Dinoyo (Jl MT Haryono), Jl Ahmad Yani Utara dan simpang 4 Jl LA Sucipto. Polres Malang Kota sendiri, telah menyiapkan tiga jalur alternatif bilamana ketiga titik ini mengalami kemacetan.
Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni mengatakan, ketiga jalur alternatif ini akan digunakan saat ketiga titik tersebut mengalami kemacetan. Bila kemacetan terjadi di Landungsari-Dinoyo, arus lalu lintas dari Kota Batu menuju Malang akan diarahkan melalui Karangploso, Pendem dan ke Jl Ahmad Yani.
Bila di Jl Ahmad Yani juga macet, maka kendaraan akan diarahkan ke timur menuju Jl Raden Intan, kemudian ke selatan melalui, Jl LA Sucipto, Jl Panji Suroso sampai Jl Kolonel Sugiono. Kecuali, bila di simpang Jl LA Sucipto macet, kendaraan pribadi yang datang dari utara akan dialihkan melalui Fly Over Jl Ahmad Yani, lurus terus ke Jl Letjen S.Parman dan Jl Letjen Sutoyo.
"Hanya kendaraan pribadi yang boleh melintas di jalan ini (Fly Over Jl Ahmad Yani). Selain itu, kami juga buka tutup dan mengarahkan kendaraan ke Jl WR Supratman dan Jl Pattimura, menuju ke Jl P Sudirman," ujarnya kepada Malang Post, kemarin (8/7/15). Dikatakan lebih lanjut, jalan alternatif ini juga berlaku bagi kendaraan dengan arah sebaliknya.
Polres Malang Kota, lanjut Nunung, juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Malang Kota dalam menangani lalu lintas saat arus mudik tahun ini. Menurutnya, Satlantas Polres Malang Kota dan Dishub akan bertugas sesuai dengan tupoksi masing-masing, namun tetap berkoordinasi.
Tak hanya dengan Dishub, Polres Malang Kota juga akan berkoordinasi dengan Polres Kota Batu dan Polres Malang, khususnya untuk jalan lintas kota ini.
"Misalnya untuk kendaraan dari Batu ke Kabupaten Malang, nanti diarahkan melalui Karangploso dengan berkoordinasi dengan Polres Kota Batu dan Kabupaten Malang," tegasnya.
Polres Malang Kota memprediksi, puncak arus mudik akan terjadi Kamis, 16 Juli 2015, tepatnya H-1 lebaran. Sedangkan arus balik, diperkirakan jatuh pada Sabtu, 25 Juli 2015. Selama masa itu, Polres Malang Kota menggelar Operasi Ketupat 2015 yang akan berlangsung mulai 10 Juli 2015 sampai 25 juli 2015.
Ada 6 Pos Pengamanan, 17 Pos Aju, satu Pos Pelayanan dan satu Pos Pantau yang tersebar di sejumlah titik, selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2015. Sementara petugas yang akan terjun ke lapangan selama Ramadan untuk menangani lalu lintas, 297 orang. "Kami akan berusaha mengatasi lalu lintas selama masa Lebaran," pungkasnya. (red/mp)