Tempa Diri Sejak Dini

SEJAK remaja, Arief Hermanto ST memilih jalur mengembangkan diri melalui berbagai aktifitas. Tak sekadar mengukir  prestasi, kepribadian yang semakin matang karena sederet kegiatan yang ditekuni membuat Arief kini menjadi penyambung aspirasi rakyat dengan duduk di kursi DPRD Kota Malang mewakili dapil Kedungkandang.
Sejak duduk di bangku SMAN 3 Malang, Arief sadar diri bahwa generasi muda adalah masa depan bangsa. Karena itu, sejak duduk di bangku SMA ini menempa diri dengan tekun belajar dan aktif di kegiatan sekolah.
“Saat masih di SMA, saya aktif di Paskibraka. Saya pernah menjadi anggota Paskibraka di Balai Kota Malang. Saat itu wali kotanya Pak Yitno (Suyitno),” kata anggota Komisi A (bidang hukum dan pemerintahan) DPRD Kota Malang.
Ketika menempa diri melalui Paskibraka, Arief semakin sadar bahwa  pilihannya  itu tepat. Apalagi menurut dia, generasi muda harus  memaknai semangat Sumpah Pemuda dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat.
Tamat SMAN 3 Malang, pria asli Lesanpuro, Kedungkandang ini melanjutkan kuliah di jurusan Teknik Industri ITN Malang. Selain mengisi waktu dengan belajar, ia mantap memilih ikut pemilihan Kakang Mbakyu tahun 2004.
Usahanya menjadi duta wisata kota pendidikan ini tak sia-sia. Arief dipilih sebagai Kakang Malang. Tugasnya mempromosikan potensi pariwisata Kota Malang dengan mengandalkan kreatifitas.
“Karena harus mempromosikan pariwisata, maka tuntutannya, saya belajar dan mencari tahu tentang potensi pariwisata Kota Malang,” katanya.  
Kala itu, dia bersemangat membekali diri dengan pengetahuan pariwisata. “Prinsip saya,  dengan menjadi Kakang Malang bisa mengabdi untuk Kota Malang. Di sisi lain, saya semakin mengembangkan diri,” sambung Arief.
Mendapat kepercayaan sebagai Kakang Malang, Arief lantas tak cepat puas diri. Ia memilih medan lain untuk mengembangkan lingkungan sekaligus dirinya sendiri. Salah satu pilihannya yakni menjadi ketua Karang Taruna kelurahan Lesanpuro. Lalu dipercaya sebagai ketua Karang Taruna Kecamatan Kedungkandang.
Kini, pria 33 tahun ini memilih jalur politik. Melalui PDI Perjuangan, Arief dipilih menjadi anggota DPRD Kota Malang dari dapil Kedungkandang. “Politik merupakan salah satu medan pengabdian. Dengan menjadi anggota dewan, saya bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.
Disaat memperingati Sumpah Pemuda, menurut Arief, para pemuda jaman sekarang harus revolusi mental. Tujuannya memformat ulang mentalitas generasi muda yang cenderung semakin meninggalkan nilai budaya bangsa seperti semangat kekeluargaan, gotong royong dan musyawarah mufakat.
“Bangsa kita dibangun dengan semangat gotong royong, kekeluargaan dan musyawarah mufakat. Nilai-nilai dan prinsip ini harus terus dikobarkan oleh generasi muda,” katanya bersemangat.
Pemuda jaman sekarang memang tak harus sumpah pemuda lagi. Namun harus meresapi semangat Sumpah Pemuda. Selain itu wajib mengingat dan menerapkan ajaran Tri Sakti Bung Karno. Yakni mandiri dalam politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. (van/fia)  
Kenalkan Batik ke Mancanegara Melalui Inbatik.com
ENTREPRENEUR mudamenjadi salah satu pendorong kemajuan suatu bangsa. Karena itulah, kehadiran pebisnis-pebisnis muda harus dipacu untuk masa depan bangsa yang lebih baik. salahs atu entrepreneur muda yang cukup sukses di bidangnya adalah Panji Bayu Asniar.
Memanfaatkan popularitas batik yang makin melambung, Panji pun mempopulerkan batik ke dunia tanpa batas dan mampu meraup pendapatan hingga Rp 70 juta per bulan melalui website Inbatik.com yang dikelolanya.
Kebanggan Panji terhadap batiklah yang membuatnya tercetus untuk memulai bisnis fashion khas Indonesia tersebut. agar makin dikenal dunia, maka salah satu jalannya adalah melalui dnia maya. Berbekal konsep tersebut, ia pun mulai membangun website.
“Melalui website, pasar menjadi tak terbatas. Koleksi fashion bisa sekaligus sebagai galeri untuk memperkenalkan batik ke mancanegara,” katanya bangga.
Misi kampanye batik ke mancanegara melalui website juga didukung dengan perhitungan matang mengenai pasar online yang belum tergarap secara maksimal di tahun 2010 dimana rata-rata penjual online bergerak di busana umum.
Agar lebih terkonsep, Panji pun membuat segmentasi dimana koleksi batik yang dipasarkannya adalah busana berpotongan modern yang cocok dipakai untuk aktivitas sehari-hari mulai dari ke kantor, acara casual, hingga menghadiri resepsi pernikaha.
“Tema yang diusung disini adalah Pusat Baju Batik Modern. Batik yang tersedia cocok untuk kerja, resepsi dan batik pasangan atau batik sarimbit,” lanjutnya.
Inbatik sendiri diambil dari  kata Indonesian Batik. Motif yang tersedia terdiri dari kumpulan batik Pekalongan, Jogjakarta dan Solo. Menurutnya trend saat ini adalah motif batik Rangrang yang terinspirasi dari kain tenun Rangrang dari Nusa Penida.
“Motif rangrang yang lazimnya ditenun kini bisa diaplikasikan di kain dan menjadi batik motif rangrang. Produk di Inbatik sendiri selalu kami update setiap minggu. Inbatik juga melayani pemesanan untuk seragam, baik itu seragam kantor, hotel maupun resepsi pernikahan,” ucap pria kelahiran Kota Batu 1984.
Ia menambahkan, saat berbisnis maka pengusaha harus menguasai karakter medan yang akan dihadapi. Ia mencontohkan, antara penjualan online dan offline, penanganan konsumennya sangat berbeda.
“Untuk bisnis online, harus lebih telaten menghadapi pertanyaan dari konsumen. Selain itu deskripsi produk juga harus lebih rinci,” kata dia.
Untuk mengetahui kelemahan bisnisnya, Panji pun membuka kolom customer service untuk menangani keluhan konsumen.
“Untuk meyakinkan pembeli kami biasanya memberikan penjelasan bahwa inbatik adalah toko online terpercaya sejak 2010. Sudah ribuan pembeli dari seluruh indonesia dan pernah ekspor ke beberapa negara seperti Malaysia dan Siangapori. Biasanya kami juga memotret kondisi kantor dan stok baju untuk lebih meyakinkan. Dengan begitu calon konsumen lebih mantap dan yakin untuk bertransaksi. Dan kami sudah terdaftar di polisi online bahwa kami adalah toko yg terpercaya,” pungkasnya. (mg5/fia)