Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net

Bangun Networking, Buka Peluang Kerjasama Kelas Dunia


Wali Kota Malang berbincang dengan Sekretaris Forum Walikota Asia, Muhammad Khodadadi yang mengundang Kota Malang untuk mengikuti kegiatan Golden Adobe.

GUANGZHOU - Kehadiran Wali Kota Malang Moch Anton ke Guangzhou Tiongkok dalam 2016 Ghuangzhou  International Award for Urban Innovation juga disempatkan untuk membangun networking dan kemungkinan kerjasama. Apalagi ajang dua tahunan itu diikuti negara-negara dari berbagai pelosok dunia. Kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik.
Salah satunya, Abah Anton bertemu dengan Sekretaris Forum Walikota Asia Muhammad Khodadadi, di sela-sela acara. Muhammad Khodadadi mengajak Kota Malang untuk mengikuti event sejenis Guangzhou Award yang sudah digelar beberapa kali, namanya Golden Adobe.
"Tahun 2016 ini sudah digelar Oktober lalu. Sedangkan tahun depan sekitar Oktober di Teheran. Saya harap Anda juga ikut ke Teheran, tuan rumahnya bisa ganti-ganti tempatnya," ujar Khodadadi. Mendapat tawaran ini, Abah Anton menyambutnya dengan senang dan berusaha untuk ikut.
“Terima kasih tawaran dan undangannya, kami usahakan untuk bisa berpartisipasi di event tersebut,” ujar Abah Anton.
Sementara itu Ketua RW 23 Purwantoro Ir. Bambang Irianto mengatakan, sepulang dari Ghuangzhou akan menyempurnakan infrastruktur Gerakan Menabung Air supaya Glintung go Green benar-benar menjadi kampung konservasi  air. Ia juga mengajak warga Kota Malang umumnya dan warga yang berada di kawasan rawan banjir untuk melakukan gerakan menabung air, agar curah hujan di kawasan pemukiman tidak menambah beban saluran air yang ada. "Dalam hal ini peranan pemerintah Kota Malang harus sedikit memaksa, agar masyarakat di kawasan rentan banjir untuk mau melakukan gerakan menabung air. Harapannya, Kota Malang dapat menjadi Malang Water Banking City," katanya.
Menurutnya, dunia sudah melihat inovasi gerakan itu dari Kota Malang. Tentunya di masa yang akan datang, mereka yang ke Kota Malang bukan hanya finalis Ghuangzhou Award tetapi dari negara negara lain yang ingin belajar tentang water banking (gerakan menabung air, Red) di Kota Malang.
"Tentu, tidak bisa dari Glintung saja. Tapi harus di semua kelurahan, semua RW," tandasnya.
Hari terakhir di Guangzhou dimanfaatkan untuk city tour, meski tak bisa mengeksplor banyak destinasi wisata. Maklum saja, selama mengikuti event di kota terbesar ketiga di Tiongkok ini, jadwalnya cukup padat, dari pagi hingga malam hari. Aktivitas pun hanya di dua lokasi, di hotel tempat menginap dan Ghuangzhou Library, tempat digelarnya acara.
Sementara itu rombongan Kota Malang meningalkan Guangzhou dini hari tadi. Sesuai jadwal, rombongan akan mendarat di Bandara Juanda sekitar pukul 09.00 WIB pagi ini.(jon/han)

Please publish modules in offcanvas position.