Kawah Bromo Terus Bergemuruh

Erupsi Gunung Bromo masih terus terjadi, ketinggian awan letusan mencapai 1.200 meter dari puncak, Selasa (15/12/2015) kemarin. Kawah Bromo juga terus bergemuruh, dan bertahan pada status siaga. Namun, Suku Tengger masih santai beraktifitas di sekitar lautan pasir.
Padahal, ada imbauan, masyarakat sekitar Gunung Bromo dan wisatawan dilarang memasuki kawasan dalam radius 2,5 km dari kawah aktif.  Dipantau dari Pos Jemplang, asap hitam pekat dari kawah Gunung Bromo mengepul tinggi di atas langit.
Menurut data yang dirilis, asap tersebut menyembur ke atas langit dengan ketinggian 1.200 meter. Sedangkan angin yang berhembus membawa gumpalan asap hitam pekat tersebut menuju arah barat-barat laut.
Suhu berkisaran antara 15-20 derajat celsius. Untuk visualisasi, Gunung Bromo masih tampak dengan jelas, Meski aktivitas gunung itu mengalami peningkatan, masyarakat sekitar dari Suku Tengger masih berani berada di laut pasir. Meski sudah ada larangan dari Balai Besar TNBTS supaya tidak berada di area itu.
Aktivitas yang meningkat itu, membuat masyarakat dan pendaki penasaran. Mereka beramai-ramai menyaksikan aktivitas gunung eksotis itu dari titik terakhir Pos Jemplang. Bahkan Kapolres Malang, AKBP Yudo Nugroho Sugianto terjun ke lautan pasir langsung untuk mengecek kondisi terbaru dan mengamankan area tersebut.
Kapolres didampingi Kabid Pelaksana Penanganan Bencana BPBD Kabupaten Malang, Ir Bagyo Setiono dan Kabid Wilayah 1 TNBTS, Dr Fabriana Prabandari S,Hut M,Si. Kapolres Malang, AKBP Yudo Nugroho Sugianto mengatakan, peninjauan lapangan yang dilakukan untuk memastikan situasi di Gunung Bromo aman.
“Sudah menjadi tupoksi kami untuk mengamankan daerah bencana. Termasuk  juga membantu dan menolong masyarakat yang terdampak oleh bencana alam,” ujar AKBP Yudo Nugroho Sugianto kepada wartawan, kemarin.
Lanjut dia, apalagi wisatawan masih ada yang berlalu lalang di daerah Gunung Bromo tersebut, meski dari kejauhan. Karena untuk di lautan pasir, wisatawan dan masyarakat sekitar dilarang berada di tempat tersebut.
“Untuk Polres Malang, juga mengamankan daerah kami hingga di Pos Jemplang. Termasuk menjalin koordinasi dengan daerah lain untuk melakukan pengamanan secara sinergi dan bergotong royong,” urainya.
Sedangkan Kabid Wilayah 1 TNBTS, Dr Fabriana Prabandari S,Hut M,S mengatakan, untuk status Gunung Bromo masih berada di level siaga. “Masyarakat dan wisatawan kami himbau untuk tidak berada di sekitar kawah sejauh 2,5 kilometer, maupun tidak di lautan pasir,” ujarnya di tempat yang sama.
Dia, menjelaskan, kondisi gunung masih fluktuatif. Selain itu, masih terdengar suara gemuruh dari dalam kawah.
“Sedangkan untuk lontaran material berupa debu masih tipis,” imbuhnya.
Meski demikian, pihaknya tetap terus melakukan pemantauan. Selain itu, menghimbau masyarakat supaya tetap siaga. (big/ary)