Lebaran Bersama Keluarga Besar

Hari Raya Idul Fitri 1436 H ini menjadi hari raya istimewa bagi Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata. Itu karena, keluarga besarnya dari Jakarta  akan datang ke Malang dan akan meramaikan momen lebaran bersama keluarga besarnya di Malang.
“Iya, keluarga besar dari Jakarta nanti akan datang. Mereka berlebaran disini,’’ katanya.
Moment berkumpul keluarga besar memang jarang bisa dilakukan oleh suami dari Liliana Silvia Rosa Singgamata ini. Profesinya sebagai polisi menuntut dia harus melaksanakan tugas, untuk melayanan masyarakat. Oleh karena itu, saat mendengar keluarga besarnya datang untuk berlebaran bersama, pria asli Banda Aceh ini pun mengaku sangat gembira.
“Saat lebaran kami memiliki tugas penting yang tidak bisa ditinggalkan, yaitu melakukan pengamanan. Sehingga tradisi mudik yang sering dilakukan oleh warga hampir tidak bisa dilakukan oleh polisi, termasuk saya,’’ katanya dengan tersenyum.
Umumnya polisi bisa mudik setelah Operasi Ketupat selesai digelar.  Sementara untuk lebaran nanti, Singgamata akan salat bersama-sama dengan keluarga besarnya di Masjid Agung Jami Kota Malang. Setelah salat ied, dilanjutkan dengan silahturahmi. “Tahun ini tidak ada open house, sesuai perintah Kapolri, seluruh Polri tidak boleh ada open house’’ imbuhnya. Tapi begitu, dia tidak akan menolak jika ada anggota datang untuk bersilahturahmi.
Ditanya apakah memiliki tradisi khusus saat hari lebaran? Dengan tegas, mantan Kapolres Lumajang ini mengatakan tidak. Kepada Malang Post, Singgamata mengaku selama ini lebaran di jalaninya dengan seperti warga kebanyakan. “Saat kecil dulu, kami sekeluarga besar pergi salat id bersama-sama, kemudian sepulangnya melakukan silahturami dengan mengunjungi kerabat dan tetangga,’’ katanya.
Meski tidak memiliki tradisi istimewa, tapi ada yang istimewa saat lebaran. Yaitu makanan. Ya saat lebaran, wajib ada dua menu makanan. Yaitu lontong sayur dan rendang. “Istri selalu menyediakan lontong sayur dan rendang yang kami makan bersama-sama,’’ katanya. Tapi meskipun dua menu tersebut sangat istimewa, Singgamata mengaku tetap mengontrol selera makannya. “Tetap dikontrol lah, gak baik juga makan banyak,’’ tandasnya.(ira/aim)