Lewat Batu Bisa Coba Jalur Baru

MALANG - Kasatlantas Polres Kota Batu, AKP Miftahul Amin, mengatakan jalur yang rawan macet. Kota Batu dimulai dari sepanjang jalur utama. Meliputi, Dau, Jl. Patimura, Jl. Diponegoro, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Trunojoyo, sampai Songgoriti.
“Bagi pemudik tidak perlu khawatir dengan kemacetan menjelang lebaran,pasalnya anda bisa bertanya pada petugas yang berjaga di Pos PAM di sepanjang jalan Kota Batu,” ungkap Miftahul Amin.
Menurut dia, ada beberapa simpul kemacetan terjadi pada titik tertentu seperti Alun-Alun Batu, tempat wisata Jatim Park 2, pertigaan Jl. Patimura hingga Jl, Soekarno Hatta. Jalur ini, bisa dihindari agar perjalanan mudik tidak menghabiskan tenaga.
“Tahun kemarin kemacetan pada jalur tengan dan jalur utama,” katanya.
Tak hanya itu, pemudik yang tidak melewati jalur utama, bisa memilih jalur alternatif 1 (lingkar selatan), mulai Simpang 3 Pendem, Oro-Oro Ombo. Jalur ini bisa dilewati bagi pemudik yang ingin melewati dari arah selatan menuju Kota Batu.
Kemudian ada jalur alternatif 2 (lingkar utara) dari arah Malang menuju Batu, bisa menempuh melewati Karang Ploso, sampai jembatan Kali Lanang, Pandan Rejo, bendo hingga Batu.
Selanjutnya jalur lingkar barat dari Tlekung, Oro-Oro Ombo, Panderman Hill, menuju museum angkut. Jalur ini memang optimal bagi pemudik yang ingin menuju tempat wisata.
“Untuk jalur tengahnya, mulai Jl. Pendem, Wukir, Jl. Kemas, Simpang 4 imanuel sampai Batos,” terang dia.
Disamping itu, pelayanan dan keamanan jalur mudik lebaran, juga bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Batu, TNI, Bina Marga Jasa Raharja, Cipta Karya, Dinas Kesehatan, Pertamina, PLN, Orari dan Radio Amatir Penduduk Indonesia (Rapi).
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Drs. Bambang Kuncoro, manambahkan, pihaknya akan memberikan sarana dan prasarana dalam pelayanan angkutan darat bagi pemudik yang datang di terminal, bertugas untuk melayani di titik pemberangkatan dan kedatangan pemudik.
“Kami berpartisipasi membantu, mengarahkan dalam mengatur lalu lintas penumpang di setiap moda angkutan. Dan bertugas menjaga keamanan di Pos PAM khususnya jalur padat kemacetan di jalan,” tandasnya.
 (agp/erz/mg12/ary)