PCNU Kota Malang Gelar Nobar Sang Kyai

MALANG - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang turut mengapresiasi deklarasi Hari Santri yang bakal dilaksanakan oleh pemerintah pusat hari ini (22/10/15). Bentuk apresiasi dari PCNU Kota Malang ini ditunjukkan dengan menyelenggarakan kegiatan yang dimulai malam ini pukul 20.00 WIB.
Ketua PCNU Kota Malang, Dr H Isroqun Najah MAg mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan untuk menyambut deklarasi Hari Santri nasional dari PCNU Kota Malang akan dikemas dengan bentuk istighotsah, sarasehan dan nonton bareng film Sang Kyai.
"Serangkaian acara itu akan kami selenggarakan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap deklarasi Hari Santri," kata Isroqun kepada Malang Post, kemarin (21/10/15).
Ia mengatakan, dalam sarasehan nanti malam PCNU Kota Malang bakal mengundang Dosen Universitas Merdeka Malang Prof. Kaswi Syaidan dan Dosen sekaligus Kaprodi MPI S3 Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang Dr Mujat MA yang keduanya juga merupakan pengurus PCNU Kota Malang. Kegiatan akan diselenggarakan di kantor PCNU Kota Malang.
Tema yang diangkat, seputar hari santri nasional yang baru akan dideklarasikan hari ini. Bagi PCNU Kota Malang sendiri, hari santri dinilai sebagai momentum yang memang harus diabadikan, seperti peringatan hari-hari besar lainnya.
Sebab, menurut Isroqun Najah, santri telah memberikan kontribusi banyak kepada negara Indonesia. Santri yang lahir dari "rahim" pondok pesantren, sejak sebelum dan sesudah kemerdekaan Indonesia selalu memegang posisi penting. Kepentingan yang dibawa santri, merupakan kepentingan global. Terlebih pondok pesantren yang merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia, ia harap terus mencetak santri-santri berkualitas.
"Santri memiliki tantangan untuk terus memberi kontribusi yang lebih baik kepada bangsa Indonesia. Saya pikir, saat ini santri selalu ambil peran di pemerintah, baik skala nasional maupun pusat. Karena itu, santri memiliki kewajiban moral dalam rangka menegaskan solidaritas NKRI. Santri juga harus menjunjung tinggi nasionalisme dan memberi warna yang positif untuk kemajuan bangsa," ucap Isroqun.
Di sisi lain, Isroqun memberi apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat yang telah menetapkan hari ini sebagai hari santri. Menurutnya, penetapan hari santri merupakan kehormatan sendiri bagi PCNU Kota Malang. "Terima kasih untuk pemerintah, saya harap hari ini akan terus dimaknai positif oleh seluruh komponen masyarakat," tegasnya.

Sambut Hari Santri, Kota Batu Gelar Kirab

Dalam menyambut hari santri nasonal, yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, sangat didukung oleh Kepala Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)Kota Batu, Sirojudin Hasyim, dengan menggelar kirab santri di Kota Batu.
Dia menerangkan, peringatan hari santri nasional tersebut, ia mengakui sangat mengapresiasikan dengan baik. Dalam hal tersebut ia akan menggelar kirab santri yang melibatkan ratusan siswa dari pondok pesantren di Kota Batu.
“Kami sudah bermusyawarah degan pengurus cabang yang ada di Kota Batu, untuk mengadakan kirab santri setelah (22/10) nanti,” katanya.
Dia merinci, kirab santri ini, akan diikuti oleh 38 peserta dari pondok pesantren di Kota Batu. Tercatat setiap pondok pesantren jumlah siswanya mulai dari 50 sampai 150 siswa. Sehingga kirab santri bisa dibilang kirab akbar.’
“Peringatan hari santri ini supaya siswa bias mengetahui  rasa dalam memupuk persatuan dan kesatuan Negara Indonesia pada khususnya generasi muslim , supaya tidak terpecah belah,” terang dia.
Selain mengadakan kegiatan kirab santri pada peringatan hari santri, ia juga ingin mengagendakan untuk menggelar ziarah ke makam dua Presiden Republik Indonesia diantaranya Makam Ir. Soekarno, dan Abdurrahman Wahid, (Gus Dur, Red).(mg9/erz/mg12/ary)