Pertama di Indonesia !

MALANG - Terobosan baru dilakukan Polres Kota Malang dalam memberikan pelayanan keamanan kepada warganya. Pertengahan Oktober 2015 ini, layanan yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi (IT) disajikan dalam sebuah aplikasi Panic Button on Hand yang bisa diunduh gratis melalui PlayStore. Bantuan polisi dalam genggaman tangan ini pun menjadi yang pertama di Indonesia.

Melalui fitur yang memanfaatkan smartphone itu, masyarakat dengan mudah bisa meminta layanan keamanan kepada polisi ketika kondisi darurat. Jumat (16/10/15) lalu, layanan tersebut dilaunching dan mulai disebarkan kepada warga Kota Malang bersamaan dengan acara Sinergitas Pengembangan Kemitraan Rukun Warga dengan Pemerintah Kota yang diadakan oleh Pemkot Malang dengan mengundang Ketua RT dan RW.
Kapolresta Malang AKBP Singgamata S.I.K, MH mengatakan, Panic Button on Hand merupakan layanan yang gratis dan bisa diunduh oleh siapapun. "Aplikasi ini sangat memudahkan polisi dan warga. Hanya dalam satu genggaman tangan saja, warga bisa meminta layanan kepada kami," ujarnya.
Menurut Singgamata, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebaik mungkin, termasuk ketika membutuhkan bantuan polisi. Dulu, ketika kondisi darurat bisa menelepon 110, maka sekarang hanya tinggal tekan saja di handphone. "Buka telepon, masuk aplikasi, langsung tekan help. Sangat mudah," jelas dia.
Pria ramah ini mencontohkan bagaimana memanfaatkan layanan ini dalam keadaan genting. Misalnya ada sosok mencurigakan di sekitar rumah warga. Tanpa banyak suara, warga bisa langsung membuka handphone dan memanfaatkan aplikasi ini. Pesan langsung terkirim ke server pantau di kepolisian yang juga akan menunjukkan posisi dimana sang pengirim pesan itu berada.
"Jangan panik dan tunggu dalam waktu yang sangat singkat, antara 10-15 menit, petugas akan datang. Itu estimasi waktu yang kami janjikan," beber dia.
Bapak dua anak ini menyebutkan, tidak hanya kebutuhan pengamanan, informasi pun bisa didapat dengan aplikasi ini. Masyarakat kini tidak perlu lagi mengandalkan telepon dan meminta penjelasan terkait layanan di kepolisian, sebab di aplikasi itu tersedia pula fitur akan layanan dari Polres Malang Kota.
Singgamata menyarankan, setiap individu atau keluarga bisa memasang aplikasi Panic Button dan memanfaatkan dalam keadaan penting. Minimal satu orang dalam satu keluarga. Pasalnya, kini dipastikan hampir setiap rumah memiliki gadget.
Untuk sekarang, aplikasi ini memang masih tersedia di layanan Playstore atau perangkat berbasis Android saja. Akan tetapi dia memastikan pengguna Apple atau berbasis iOS tinggal menunggu waktu untuk mendapati layanan ini.
Di Playstore, pengguna Android tinggal melakukan search aplikasi Panic Button Polresta Malang. Maka akan muncul aplikasi yang dimaksud dengan ukuran 9,40 MB. Ikuti petunjuk instal atau pemasangan, termasuk pengisian data untuk database dan Anda sudah memiliki aplikasi tersebut. Meski ada aplikasi dari kepolisian lain di Playstore, namun rata-rata layanan mereka masih standar, konsep pelayanan super cepat melalui Panic Button dalam tombol Help baru ditawarkan oleh Polres Malang Kota.(ley/han)