Uji Siap Tempur Asah Kemampuan Bertempur

Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib hukumnya bagi TNI dari berbagai ancaman. Untuk tetap mengasah kemampuan bertempur anggota TNI AD,  Batalyon Infanteri 512/Quratha Yudha (Yonif 512/QY), Senin (14/9) lalu, melaksanakan Uji Siap Tempur (UST) di beberapa wilayah sekitar Malang dan Kabupaten Pasuruan.
Ada sekitar 317 prajurit Yonif 512/QY yang mengikuti kegiatan tahunan itu. Pelaksanaan UST dilakukan selama empat hari dari 14-17 September 2015. Berbagai program latihan mereka jalani, mulai latihan ringan sampai berat. Latihan tersebut mereka lakukan di bawah komando Danyonif 512/Qurata Yudha Letkol Inf Mordechai Triandono yang bertindak sebagai pimpinan latihan.
Latihan yang dilakukan oleh para prajurit itu, dilaksanakan di tiga titik, yakni di Kebun Teh Desa Wonosari, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Lereng Gunung Arjuno, serta areal persawahan di Desa Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
"Ada beberapa materi dalam kegiatan tersebut, setidaknya mereka melaksanakan lima materi latihan," kata Danyonif 512/Qurata Yudha Letkol Inf Mordechai Triandono, kemarin.
Ditambahkan, latihan-latihan itu mereka laksanakan dalam bentuk lawan penghadangan kendaraan, lawan penghadangan jalan kaki, pencarian dan pembersihan, pelingkaran dan serangan terhadap insurjersi di daerah pemukiman. Materi-materi ini mereka jalani dalam rangka mengasah kemampuan mereka sebagai prajurit yang harus siap mempertahankan kedaulatan NKRI.
Kegiatan tahunan itu pun dijalani dengan serius. Satu per satu prajurit Yonif 512/QY menjalani latihan sesuai dengan materi yang ditetapkan. Mereka berseragam lengkap dengan senjata laras panjang pada materi-materi tertentu.
Danrem 083/Bdj sekaligus Komandan Latihan UST, Kolonel Inf. Fajar Setyawan mengatakan, latihan tersebut merupakan bentuk kesejahteraan kepada prajurit yang diberikan oleh negara. Tujuannya, tidak lain agar senantiasa para prajurit selalu siap sedia dalam keadaan apapun.
"Terlebih, di saat negara sedang mengalami ancaman dari negara lain, maupun sedang menghadapi gerakan separatis diwilayah NKRI," kata Fajar. Seraya berharap para prajurit mendapatkan manfaat dari latihan yang mereka jalani itu. (erz/aim)