Malang Post

Inspektorat Tunggu Penanganan Disdik

Share
MALANG – Inspektorat Kabupaten Malang memilih menunggu perkembangan dugaan pengangkatan kepala sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan. Sampai dengan kemarin, institusi yang melakukan pengawasan di Pemkab Malang itu belum melakukan pemeriksaan terhadap semua yang terkait permasalahan itu.
Inspektor Kabupaten Malang Didik Budi Muljono menjelaskan, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai kepala sekolah dan juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Edy Suhartono. Pihaknya masih melihat perkembangan permasalahan itu.
“Belum, belum, kami belum melakukan pemeriksaan terhadap persoalan pengangkatan kepala sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan,” kata Didik kepada Malang Post.
Mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) itu menegaskan, pengangkatan kepala sekolah masih menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dan BKD. Karena itu, pihaknya masih menyerahkan permasalahan itu kepada kedua institusi yang memegang kewenangan pengangkatan kepala sekolah.
Meski PP. Otoda menduga ada prosedur yang salah dalam pengangkatan kepala sekolah, pihaknya masih belum mendalami laporan hasil kajian PP. Otoda terkait permasalahan itu.
“Biarlah ditangani BKD dan Dinas Pendidikan lebih dulu yang memiliki kewenangan itu,” ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Malang Rendra Kresna sudah mewarning Dinas Pendidikan untuk tidak melakukan pengangkatan kepala sekolah dengan cara KKN. Pengangkatan kepala sekolah harus berdasarkan pada aturan yang berlaku. Kemampuan dan profesionalitas kepala sekolah juga harus menjadi acuannya.
Karena itu, BKD dan Dinas Pendidikan melakukan tes psikologi untuk seluruh kepala sekolah SD sampai SMK, penilik, pengawas sekolah se Kabupaten Malang. Tes kemampuan dasar itu untuk mengetahui kemampuan dan kepemimpinan kepala sekolah yang saat ini menjabat, apakah sesuai dengan kemampuannya atau tidak. Jika tidak, bupati akan mengambil kembali tugas tambahan kepala sekolah yang diberikan kepadanya.
“Pak Bupati sudah menegaskan, jika hasil tes psikologinya dengan penilaian kurang disarankan atau tidak disarankan, maka yang bersangkutan harus mengulang tesnya. Kalau hasilnya tetap sama, maka tugas tambahannya sebagai Kepsek akan diambil kembali,” ujar Kepala BKD Kabupaten Malang Suwandi terpisah. (aim)  
comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.