Malang Post

You are here: Metro Raya

Metro Raya

Lebaran, Stok Darah Menipis

MALANG - Tiga hari menjelang lebaran, ketersediaan stok darah di UTD PMI Kabupaten Malang mulai menipis. Saat ini stok darah yang ada hanya sebanyak 271 ampul, untuk semua golongan. Jika setiap harinya darah yang dibutuhkan sekitar 40 ampul, maka stok darah hanya untuk tujuh hari ke depan.
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Apriliyanto kepada Malang Post kemarin. "Stok darah memang menipis, namun kalau dicukupkan sudah sangat cukup," ujar Apriliyanto.
271 ampul stok darah yang masih tersisa, rinciannya untuk darah golongan A sebanyak 52 ampul, golongan B sebanyak 110 ampul, golongan O sebanyak 92 ampul dan darah golongan AB sebanyak 17 ampul. "Untuk darah TC (Trombosit) golongan B sebanyak 18 ampul dan golongan O masih ada stok 13 ampul," tuturnya.
Untuk mengantisipasi supaya stok darah tidak sampai kekurangan atau bahkan kehabisan, UTD PMI Kabupaten Malang memberlakukan aturan untuk ganti darah. Orang yang membutuhkan darah harus menyediakan donor darah pengganti.
"Tetapi kalau orang yang membutuhkan darah tersebut tidak bisa menyediakan donor darah pengganti, kami tetap akan melayaninya. Donor darah pengganti ini, supaya ketersediaan stok darah tidak habis," jelasnya.
Aprilliyanto menambahkan, selama awal puasa sampai Kamis (24/7) lalu, jumlah darah yang masuk sebanyak 860 ampul. Rinciannya darah golongan A sebanyak 200 ampul, golongan B sebanyak 268 ampul, golongan O sebanyak 335 ampul dan golongan AB sebanyak 57 ampul.
Namun untuk pengeluaran darah justru lebih banyak yaitu 1020 ampul. Rinciannya darah golongan A sebanyak 245 ampul, golongan B sebanyak 315 ampul, golongan O sebanyak 363 ampul dan golongan AB sebanyak 97 ampul. "Kekurangan darah yang keluar itu adalah sisa stok darah sebelum puasa," katanya. (agp/aim)

Page 1 of 1474

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »