Malang Post

Metro Raya


Kawasan Rawan Banjir Diinventarisir

Share
Upaya Dinas Pengairan Atasi Luberan Air ke Pemukiman
KEPANJEN-Intensitas hujan tinggi yang mengancam terjadinya banjir di kawasan pemukiman. Hal tersebut disikapi cepat Dinas Pengairan Kabupaten Malang. Guna meminimalisir banjir pada tahun 2015, Dinas Pengairan mulai melakukan inventarisir lokasi-lokasi yang masuk kawasan rawan banjir. Salah satunya, kawasan kota Kepanjen, yang di tahun 2013 lalu, pernah menjadi sasaran luapan air.
“Selain mengenai program-program yang akan dijalankan di tahun ini, pada tahun yang sama juga akan dilakukan invetarisir kawasan rawan banjir. Tujuannya, tentu untuk dilakukan pembenahan atau langkah-langkah antisipasi. Sehingga, kawasan yang rawan bisa ditekan atau diatasi,” kata Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.
Dengan adanya inventarisir, tambahnya, maka tahapan pembenahan akan mulai dilakukan. Termasuk, koordinasi dengan dinas terkait, dalam mengatasi masalah yang mengancam ke pemukiman warga tersebut. Mengingat, tidak semua kawasan yang rawan banjir, adalah luberan air dari sungai.
“Dengan data itu, maka penanganan prioritas akan dilakukan. Sebagai contoh, aliran sungai yang menyebabkan banjir di Kepanjen, beberapa waktu lalu banjir. Lalu, kawasan Desa Tumpakrejo-Kalipare, yang juga pernah dilanda banjir. Dari inventarisir dan data itu, maka langkah-langkah penanganan akan mulai dilakukan atau dilakukan pembenahan,” imbuhnya.
Disinggung langkah awal yang akan dilakukan, Wahyu mengatakan, akan melihat dahulu potensi dan hasil inventarisir. Karena dari data itulah, akan muncul perlu penanganan segera atau bagaimana.
“Kita lihat dahulu hasil inventarisirnya bagaimana. Dari situ, akan dilakukan langkah-langkah. Termasuk, jika penanganan yang akan dilakukan, membutuhkan anggaran besar,” paparnya datar.(sit/ary) 
comments

Page 1 of 1691

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »