Malang Post

You are here: Metro Raya

Metro Raya

PT SNC Hentikan Operasional Pabrik Kertasnya

PT Sumber Naga Cemerlang (SNC) di Jalan Raya Sumberpasir, Kecamatan Pakis, menghentikan sementara operasional pabrik, sesuai dengan tuntutan warga.

PAKIS – Tuntutan warga agar Pabrik kertas PT Sumber Naga Cemerlang (SNC) di Jalan Raya Sumberpasir, Kecamatan Pakis menghentikan operasionalnya, akhirnya dipenuhi pemilik pabrik kertas itu. Mulai kemarin, pabrik yang masih dalam proses uji coba itu dihentikan operasionalnya.
Untuk sementara, 60 karyawannya akan dirumahkan sampai dengan ada kejelasan pengoperasionalan kembali pabrik itu. Seperti diberitakan sebelumnya, Senin kemarin, ratusan warga Dusun Jambon meluruk PT SNC. Karena kesepakatan yang dilakukan dengan pabrik, tidak dijalankan. Pabrik masih tetap membuang air yang diduga limbah ke sungai Cokro.
 “Agar tidak terus-terusan diprotes warga, makanya perhari ini (kemarin, red) kami sudah tidak melakukan uji coba produksi. Langkah ini nantinya akan dilanjutkan dengan merumahkan 60 karyawan,” kata pemilik PT SNC, Slamet Supanto kepada Malang Post, kemarin.
Ditambahkannya, langkah penghentian sementara ini nantinya akan dilakukan sampai mesin produksi pengolahan limbah sudah dibuat. Sesuai rencana, proses mendatangkan mesin baru dijadwalkan sebulan ke depan. Mesin ini akan mengolah air limbah yang ditampung di lokasi pengolahan agar bisa berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini, air yang ditampung di lokasi pengolahan tidak berjalan dan terbuang ke sungai.
“Karyawan yang ingin tetap kerja, ya silahkan saja. Karena selama dihentikan sementara, pabrik akan menambah mesin pengolahan,” tambahnya.
Untuk proses uji laboratorium, ujar Slamet, masih menunggu hasilnya. Termasuk, setelah mesin yang dipesan itu nantinya dioperasionalkan akan dilakukan pengujian kembali kadar airnya. “Saya ingin airnya sesuai standar atau bahkan di bawah uji baku. Sehingga, tidak sampai mencemari lingkungan,” ujarnya ringan.
Sejumlah karyawan yang masuk kerja, terlihat membersihkan kardus di sekitar pabrik. Kemarin pagi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, juga mendatangi pabrik. Mereka mengecek kondisi pabrik dan memastikan tidak lagi ada proses produksi di dalamnya.
“Kami ingin memantau kondisi terakhir di sana. Sampai sejauh ini terlihat kondusif,” kata Kepala Sat Pol PP Kabupaten Malang, Bambang Istiawan.
Ditambahkannya, pemantauan itu bagian langkah awal satuannya. Jika kembali muncul masalah seperti aksi demo yang dilakukan warga Dusun Jambon, Desa Pakis Kembar, pihaknya akan kembali turun ke lokasi.
“Kami datang ke sana untuk melihat lokasi yang dikeluhkan. Sehingga, ketika nanti muncul masalah kembali, maka kami bisa langsung turun ke lokasi,” imbuhnya seraya mengatakan untuk sementara belum ada tindakan yang diberikan kepada pabrik. (sit/aim)

Page 1 of 1720

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »