Malang Post

Banner
You are here: Metro Raya Rp 140 M Tunggakan TPP Segera Cair

Rp 140 M Tunggakan TPP Segera Cair

Share
MALANG – Tunggakan tunjangan profesi guru dan tambahan penghasilan guru yang kurang sejak tahun 2010 akan segera diterima ribuan guru di Kabupaten Malang. Pemkab Malang sudah menerima transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp 140 miliar lebih untuk pembayaran tunjangan profesi guru (TPP) dan tambahan penghasilan guru.
TPP diberikan kepada ribuan guru yang sudah bersertifikasi yang belum menerima sebagian TPP tahun 2010. Ada tiga bulan TPP yang belum diterima para guru karena ada permasalahan terhadap pencairannya.
“Anggaran itu sudah ditransfer dari pemerintah pusat kepada Pemkab Malang untuk pembayaran TPP dan tambahan penghasilan guru,” kata Bupati Malang Rendra Kresna kepada Malang Post, kemarin.
Hanya saja menurutnya, dana itu belum bisa segera disalurkan kepada para guru yang menerimanya. Untuk bisa disampaikan kepada para guru penerimanya harus dimasukkan terlebih dahulu dalam dokumen APBD. Karena masuknya di pertengahan tahun, anggaran itu dimasukan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2012 yang saat ini tengah dibahas.
Kalau PAK APBD 2012 sudah disahkan dan ditetapkan menjadi APBD perubahan, TPP dan tambahan penghasilan guru baru dapat dicairkan kepada guru penerimanya. “Saat tahun 2010 memang pernah ada permasalahan dengan TPP untuk tiga bulan. Saat inilah, pemerintah akan membayarkannya. Setelah PAK baru dapat dicairkan anggarannya,” terangnya.
Permasalahan itu sempat mengundang keresahan para guru sertifikasi di Kabupaten Malang. Apalagi, di tengah perjalanan juga banyak perubahan kebijakan terkait TPP dan tambahan penghasilan guru. Termasuk pergantian rekening bank bagi penerima tunjangan. Sebelumnya, para guru hanya membuka rekening di Bank Jatim, sekarang bisa membuka di  BNI, BRI, Bank Mandiri dan lainnya.
Rapelan TPP dan tambahan penghasilan guru ini sudah lama dinantikan para guru. Mereka berharap dapat segera dicairkan dan diterima mereka. Tunjangan profesi guru mengalami berbagai hambatan. Selain pencairannya lama, jumlah pembayarannya juga kurang untuk setiap triwulan. Guru yang seharusnya menerima tunjangan tiga bulan untuk satu triwulan ternyata hanya menerima tunjangan untuk satu atau dua bulan. Kekurangan itulah yang akan dibayarkan melalui anggaran yang akan dimasukan dalam PAK APBD 2012. (aim/lim)


comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.