Malang Post

You are here: Metro Raya Ribuan Jamaah Hadiri Semarak Indonesia Bersholawat

Ribuan Jamaah Hadiri Semarak Indonesia Bersholawat

Share
PAKIS–Gelaran ‘Semarak Indonesia Bersholawat’ yang digelar Pondok Pesantren Asy-Syadzilli, Jalan Raya Sumberpasir 99 Pakis, Kabupaten Malang berlangsung meriah. Ribuan jamaah dari berbagai daerah datang bersama untuk bersholawat dalam tabligh akbar. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pondok PPSQ Asy-Syadzilli ini menghadirkan tamu spesial Habib Syech bin Abdul Qodir As-Segaf asal Solo.
Kegiatan inti dari ‘Semarak Indonesia Bersholawat’ dimulai berlangsung sejak seusai salat Maghrib. Sejak sore hari, ribuan jamaah mulai berdatangan dan berjubelan di sekitar panggung lantaran tidak ingin ketinggalan. Dzikir dan sholawat bersama yang dipimpin Habib Syech dan diiringi grup terbang Ahbaabul Mustofa dari Solo. Selain dari jajaran elit di PPSQ Asy-Syadzili, tampak hadir juga Wakil Gubernur, Syaifullah Yusuf.
‘’Kegiatan ini bertujuan membumikan sholawat sesuai dengan perintah Allah, untuk senantiasa bersholawat khususnya umat muslim khususnya di Malang Raya. Dari kegiatan ini, diharapkan seluruhnya yang hadir mampu menjaga dan ukhuwah Islamiah di kalangan umat Islam,” ujar Drs H Abdul Mujib Syadzilli, M.Si atau yang akrab disapa Gus Mujib, Ketua Panitia ‘Semarak Indonesia Bersholawat’ kepada Malang Post, kemarin.
Dibalik acara ini, panitia mengusung misi dan visi mewadahi beberapa jamaah dzikir, sholawat dan yasinan di Malang Raya berkumpul dalam satu forum atau satu kegiatan bersholawat. Dengan semangat bersatu tidak ada lagi pembatas sehingga tidak lagi terpisah-pisah atau sendiri-sendiri dalam menggelar kegiatan. Pasalnya, dalam Islam juga mengedepankan kesatuan dan persatuan dalam menjalankan perintah Allah.
Gus Mujib menyebut, jamaah hendaknya mampu mengamalkan apa yang sudah diketahuinya dalam bagaimana caranya menjalin hubungan baik antara manusia. Selain itu, jamaah menjalankan amanah yang dirisalahkan Rasullullah Muhammad SAW, dengan sepenuhnya hati. Anak kandung KH Syadzili Muhdlor, pendiri PPSQ Asy-Syadzili ini mengingatkan umat agama lain harus mengetahui Islam sebagai agama rahmatan lil alamin, atau membawa kedamaian.
‘’Jadi, umat dari agama lain jangan coba melecehkan Islam, apalagi sampai memunculkan kemarahan seluruh umat Islam. Misalnya, munculnya film yang melecehkan Rasullullah, sebab umat Islam sangat luar biasa mencintai Rasullulah. Kita tidak perlu saling mengejek. Dalam Islam juga wajib saling melindungi, asalkan mampu menciptakan kehidupan secara bersama-sama dengan baik,” terang Gus Mujib. (poy/jon)

comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.