Malang Post

Pujon-Ngantang Rawan Longsor

Share
RAWAN : Jalur utama Pujon menjadi salah satu titik kerawanan terjadinya bencana longsor.

MALANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus mengingatkan kepada masyarakat atas kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor. Bencana tersebut berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten seiring datangnya awal musim penghujan. Pasalnya, hal ini kerap terjadi di saat memasuki pergeseran musim, baik dari penghujan ke musim kemarau atau dari kemarau ke musim penghujan.
Hal tersebut disampaikan Hafi Lutfi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang. Menjelang datangnya musim hujan, pihaknya sudah melakukan pendataan daerah-daerah atau titik-titik mana saja yang berpotensi terjadin bencana tanah longsor. Dia pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk selalu ekstra waspada dan berhati-hati.
“Kerawanan bencana tanah longsor itu diprediksi terjadi pada pertengahan bulan November. Sebab, kemungkinan besar curah hujan yang turun juga mulai tinggi,” terangnya kepada Malang Post.
Dari hasil pantauan timnya di lapangan, Hafi menjelaskan, titik kerawanan bencana longsor itu meliputi di wilayah Kasembon, Ngantang, Pujon, Sitiarjo, Wagir dan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Pemetaan lokasi titik-titik longsor juga sudah dilakukan BPBD. Dicontohkannya, kerawanan longsor di Kasembon, Ngantang dan Pujon berada di jalur utama jalan raya Malang-Kediri.  
Hafi mengingatkan kerawanan itu patut diwaspadai seluruh masyarakat baik warga setempat dan pengendara. Itu karena kontur tanah di wilayah tersebut berupa pegunungan dan perbukitan. BPBD juga siap turun tangan dan on call 24 jam dalam penanganan bencana. Di sisi lain, pihaknya belum mendapati prediksi sejauhmana potensi terjadinya banjir.
‘’Untuk banjir di bulan-bulan ini belum diperhitungkan. Baru longsor karena setelah terjadinya musim kemarau yang luar biasa panas dan panjang. Sehingga, hal ini membuat tanah berada dalam tingkat kerapuhan yang cukup tinggi, yang menjadi potensi terjadinya longsor,” pungkasnya. (poy/han)
comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.