Malang Post

Metro Raya


Tergerus Air Hujan, Jembatan Blandit Lumpuh

Share
LAWANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang Senin (2/3) kemarin, kembali menimbulkan bencana. Jembatan alternatif yang menghubungkan dengan Dusun Blandit Timur, Desa Blandit, Kecamatan Singosari lumpuh total, akibat sebagian besar dasar jembatan tergerus air.
Selain mengakibat satu jembatan penghubung lumpuh, satu rumah warga milik Lasidi, 38 tahun warga RT03 RW02 Dusun Sidoluhur terkena longsoran tebing. Sebagian rumahnya harus ditopang dengan bambu.
“Sedikitnya ada tiga titik lokasi yang terdampak dari hujan deras yang berlangsung di Dusun Gunung Tumpuk. Pertama, menggerus pondasi jembatan alternatif. Kedua, mengenai rumah Lasidi hingga harus ditopang dengan bambu. Ketiga, tebing di sebelah rumah Sugian ambrol, tidak ada korban jiwa,” kata Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilianto kepada Malang Post, kemarin.
Relawan PMI bersama warga dan relawan lainnya melakukan langkah-langkah penanganan bencana, seperti membuat jembatan darurat agar bisa digunakan sementara, hingga memperbaiki rumah warga dan mengevakuasi keluarga Sugian dari rumahnya yang diterjang longsor.
“Dengan langkah awal ini, selanjutnya akan dilaporkan ke BPBD Kabupaten Malang untuk penanganan berikutnya,” tambahnya.
Sekretaris Kecamatan Lawang, Sugiono sudah mendata semua kerusakan fasilitas umum seperti jembatan dan rumah warga yang rusak untuk dilaporkan ke BPBD Kabupaten Malang.
“Jembatan yang memiliki lebar sekitar 4 meter itu, merupakan akses utama warga Gunung Tumpuk ke wilayah Singosari. Akibat kejadian itu, warga harus jalan memutar melalui Desa Baturetno, Kecamatan Singosari atau Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang,” ujar mantan Sekcam Kromengan itu. (sit/aim)
comments

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL