Malang Post

You are here: Metro Raya

Metro Raya

Libatkan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

MALANG – Perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, tidak hanya menjadi tanggung jawab Badan Narkotika Nasional (BNN) saja. Tetapi juga perlu adanya peran serta dari masyarakat. Khususnya tokoh masyarakat (tomas) serta tokoh agama (toga). Karena adanya peran serta semua pihak itu, akan mewujudkan Indonesia bebas dari narkoba pada tahun 2015.
Untuk semakin melibatkan tomas dan toga supaya berperan aktif memberantas peredaran narkoba, BNN Kabupaten Malang melalui seksi pencegahan mengadakan kegiatan advokasi Implementasi Inpres nomor 12 tahun 2011 di lingkungan swasta. Kegiatan yang dilakukan awal pekan lalu, di tempatkan di pendopo kantor Desa Putat Kidul Kecamatan Gondanglegi.
Kegiatan advokasi di lingkungan swasta ini diharapkan supaya tomas dan tiga bisa memahami dan mengimplementasikan isi dari Inpres tersebut. Dimana pada dasarnya adalah menjadikan para peserta untuk memiliki pola pikir, sikap dan terampil menolak penyalahgunakan dan peredaran gelap narkoba.
 “Ancaman dan bahaya penyalahgunaan Narkoba merupakan permasalahan yang serius dan perlu adanya tindakan nyata untuk menanggulanginya. Oleh karena itu kami berharap dengan kegiatan ini, para peserta dapat berkontribusi untuk ikut mendukung program pemerintah yang tertuang dalam Inpres” ungkap Kasi Pencegahan BNN Kabupaten Malang Maryoto, S.Pd., M.Pd.
BNN Kabupaten Malang merupakan leading sektor yang bertugas dan berperan sebagai organisasi pemberantas narkoba. Dengan melakukan kegiatan yang berfungsi untuk menekan persentase penyalahgunaan narkoba melalui pelaksanaan program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Dimana tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Indonesia bebas narkoba tahun 2015.
Berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Presiden Nomor 23 tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional serta Peraturan Kepala BNN Nomor : Per/04/V/2010/BNN mengamanatkan bahwa Badan Narkotika Nasional adalah lembaga pemerintah non kementerian yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Undang-Undang tersebut juga menyatakan bahwa BNN Kabupaten Malang merupakan instansi vertikal yang berada di wilayah Kabupaten Malang secara hirarki bertanggung jawab kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur.
“Salah satu poin penting dalam kegiatan advokasi ini adalah adanya rencana tindak lanjut yang akan dilakukan. Selain itu para toga dan tomas di Kecamatan Gondanglegi juga menyatakan akan segera mengambil langkah untuk menyusun rencana aksi demi tercapainya Indonesia bebas narkoba pad tahun 2015,” jelasnya.(agp/nug)

Page 622 of 1806