Malang Post

Metro Raya


Rp 250 Juta Untuk Rambu Lalin Rest Area Donowarih

Share
Rest Area Donowarih yang akan dilengkapi dengan rambu dan warning light sebagai upaya rekayasa lalu lintasnya.

MALANG – Berbagai persiapan dilakukan pemerintah Kabupaten Malang yang akan mengoperasikan rest area Donowarih. Dinas Perhubungan dan Kominfo akan memasang rambu dan warning light di area tersebut, untuk rekayasa lalu lintas di kawasan yang akan ramai dengan wisatawan itu.
“Finishingnya ada pemasangan rambu lalulintas, marka jalan, warning light dan Rambu Penunjuk Petunjuk Jalan (RPPJ) di area tersebut,’’ kata Sekretaris Dishubkominfo Untung Sudarto kemarin.
Kepada Malang Post, pria yang ditemui di ruang kerjanya ini menjelaskan, ada sekitar 10-15 unit rambu yang dipasang di area tersebut. Rambu-rambu ini sebagai petunjuk agar pengendara jalan lebih berhati-hati saat melintas.
Sedangkan untuk RPPJ akan dipasang  4-6 unit dan satu set warning light. “Satu set warning light ini untuk dua arah agar kendaraan yang melintas dari arah Malang maupun dari Batu bisa melihat dan berhati-hati saat melintas,’’ katanya.
Lalu kapan pengerjaan dilakukan? Pria ini pun menyebutkan dalam waktu dekat. Menurutnya, saat ini pihaknya sudah membentuk tim, terkait pengerjaan proyek ini. Bahkan, Untung juga mengatakan, besok (hari ini) tim yang terlah ditunjuk ini akan melakukan survei lapangan. Dikatakan mantan Kabid Angkutan dan Jalan Dishubkominfo Kabupaten Malang survey ini dilakukan untuk menentukan titik-titik pemasangan baik rambu, warning light maupun RPPJ.
“Dalam survey nanti akan dilakukan pengukuran, untuk menentukan titik pemasangan rambu, ataupun warning light dan RPPJ,’’ tambahnya.
Proyek pemasangan properti penunjang rest area ini harus selesai sebelum April. “Sesuai rencana April nanti rest area Donowarih akan dioperasionalkan dan diresmikan oleh bupati. Itu sebabnya, pengerjaannya pun harus ngebut, paling tidak minggu depan ini mulai pengerjaan, dan selesai sebelum April,’’ katanya.
Ditambahkannya, proyek pemasangan rambu dan property lain itu menggunakan anggaran APBD senilai Rp 250 juta. “Anggaran untuk proyek ini semuanya disokong APBD. Tapi begitu, anggaran tersebut bisa kurang, dan bisa juga lebih, tunggu tim bekerja dulu,’’ kata Untung. (ira/aim)
comments

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL