Malang Post

Metro Raya


Tiga Organisasi Wartawan Somasi Sekwan

Share
Para jurnalis saat mendatangi kantor DPRD Kabupaten Malang, untuk menyerahkan surat somasi kepada Sekwan yang disaksikan pimpinan dewan sementara.

MALANG – Ancaman para jurnalis melakukan somasi ke Sekretariat Dewan (Sekwan) Kabupaten Malang terkait pengusiran wartawan saat liputan gladi bersih, bukan isapan jempol. Kemarin tiga organisasi pewarta di Malang Raya, yaitu PWI , AJI dan IJTI melayangkan surat somasi ke Sekretaris DPRD Kabupaten Malang, Iriantoro.
Surat somasi diberikan oleh masing-masing tiga perwakilan organisasi, dihadapan Ketua DPRD sementara Hari Sasongko serta Wakil Ketua DPRD sementara Siadi. Termasuk anggota DPRD lain, yaitu Zia Ulhaq, Sugianto, Budi Kriswiyanto serta Achmad Andi.
Dari PWI surat somasi diserahkan langsung oleh Ketua PWI Sugeng Irawan, dari AJI diserahkan sekretaris Yatimul Ainun dan dari IJTI Ketua Divisi Advokasi dan Hukum, Huda Prastoto. “Kami sebagai manusia sudah memaafkan. Tetapi secara organisasi tetap memberikan surat, dan kami berharap dalam waktu satu minggu sudah ada jawaban,” terang Sugeng Irawan.
Wartawan senior ini, mengaku sedih dengan peristiwa pelarangan, sekaligus pengusiran wartawan yang akan liputan gladi bersih pelantikan anggota DPRD. Ia berharap kejadian seperti ini, ke depan jangan sampai terulang lagi. “Saya sedih kok bisa ada wartawan dilarang dan diusir. Padahal mereka yang diusir ini adalah wartawan yang telah lulus uji kompetensi dan diakui Dewan Pers,” papar Irawan.
Yatimul Ainun, menambahkan dalam permasalahan ini pihaknya juga sudah konsultasi sekaligus meminta bantuan hukum kepada Peradi Malang untuk mendampingi. Bahkan, tembusan surat somasi kepada Bupati Malang Rendra Kresna dan Inspektorat sudah dilayangkan.
Drs Iriantoro, Sekretaris DPRD Kabupaten Malang, mengatakan bahwa terkait pengurisan pihaknya sudah melakukan klarifikasi kepada stafnya, Rini Puji Astuti. “Saat kami konfirmasi tidak ada pengusiran. Mungkin hanya miskomunikasi saja. Staf saya meminta tidak meliput itu karena supaya anggota dewan yang dilantik konsentrasi saja. Namun sebagai pimpinan saya meminta maaf atas kesalahan staf saya,” jelas Iriantoro.
Hari Sasongko, Ketua DPRD sementara mengatakan, bahwa dirinya memang mengetahui kejadian pada hari Jumat (29/8) lalu, karena berada dalam ruang paripurna. “Tetapi saya tidak bisa apa-apa, hanya tolah-toleh karena status saya sama adalah anggota dewan terpilih yang akan dilantik. Namun dengan pertemuan bersama wartawan ini, kami harapkan ke depan ada kerjasama yang lebih baik lagi,” tandasnya.(agp/aim)
comments

Page 622 of 1683