Malang Post

Banner
You are here: Olah Raga Hadapi Piala AFF dan Piala Asia, Timnas U-19 Optimis

Hadapi Piala AFF dan Piala Asia, Timnas U-19 Optimis

Share
BERUNTUN: Timnas U-19 bakal menghadapi dua pertandingan penting dalam jangka waktu dua bulan berturut-turut.

SIDOARJO - Indonesia akan menjadi tuan rumah dua event internasional sepakbola kelompok umur tahun ini, Piala AFF U-19 dan Piala Asia U-19. Semuanya beruntun dalam kurun dua bulan, yakni September dan Oktober 2013.
Persiapan panjang Garuda Muda pun sudah dijalani sejak ditukangi pelatih Indra Sjafri pada 2011. Harapannya, kerasnya metode latihan dan uji coba melawan tim-tim luar negeri akan membuahkan hasil optimal.
Ditemui di Sun Hotel Sidoarjo, Senin (26/8/2013) lalu, Indra Sjafri optimis akan ada hasil yang dirindukan bangsa Indonesia selama ini. “Sejauh pengamatan saya, kualitas negara-negara Asia hampir merata. Bahkan, uji coba Timnas U-19 terakhir melawan Uni Emirat Arab (UEA) di Malaysia, kita sebenarnya bisa menang. Tapi, bukan itu tujuan utama pembinaan yang saya pegang selama ini,” katanya.
Indra memang menekankan pengalaman dan jam terbang untuk armadanya. Melawan UEA kala itu, 11 pilar utama tidak diturunkan penuh. Hasilnya pun tidak mengecewakan meski masih minim gol, 0-0. “Jika semua pemain dapat kesempatan sama, rotasi pun tidak akan jadi kendala. Sehingga peak performance tim dapat terjaga di Piala AFF nanti,” bebernya.
Indra memang menempatkan Piala AFF dalam skala teratas untuk saat ini. Pertimbangannya, seluruh negara kontestan sudah memahami pentingnya pembinaan. Sehingga persiapan tim sudah dijalani jauh-jauh hari. "Ingat, di AFF kita bertemu negara-negara seperti Vietnam, Malaysia dan Thailand. Tapi, jangan melupakan kekuatan baru seperti Brunei Darussalam yang sudah memahami pentingnya pembinaan usia dini,” terang Indra.
Dibanding Piala AFC, event antarnegara di kawasan Asia Tenggara itu lebih ketat jika mengacu perkembangan terakhir. "Kenapa lebih ketat, kita sudah kantongi kekuatan negara-negara yang tergabung dengan grup Indonesia hanya Korea Selatan yang berbahaya. Selebihnya seperti Guam, Filipina dan beberapa lainnya, tidak meremehkan, tapi memang kekuatannya masih di bawah Indonesia. Tapi, kekuatan mereka merata.”
Piala AFF akan digelar di dua kota, Sidoarjo dan Gresik mulai 9-22 September. Untuk itu, dengan sisa waktu yang ada, fokus Indra Sjafri sekarang adalah memantapkan kerangka starting eleven melalui dua uji coba terakhir yang sudah diagendakan. Yakni melawan Timor Leste (31 Agustus) dan klub internal Sidoarjo beberapa hari sebelum kick off Piala AFF. (vvn/nda)
comments

Comments

 
0 #1 edy 2013-08-29 01:46
Salut Pelatih yang tanpa banyak omong tapi.....dengan prestasi......dukung terus Garuda MUda...
Quote
 

This content has been locked. You can no longer post any comment.