Belum Pahami TUS, Guru Digembleng Tentara

MALANG - Tata Upacara Sekolah (TUS) umumnya sudah diajarkan sejak jenjang sekolah dasar. Namun sayangnya, pemahaman guru terhadap TUS tidak sama. Sehingga untuk menyamakan TUS, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang menggelar pelatihan TUS bagi guru SD dan SMP se-Malang Raya.
Pelatihan yang diikuti 200 guru pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi (Penjaskes) ini menghadirkan pemateri dari Kodim 0833 Pelda Suroto. Dalam paparan materinya, Suroto memberikan contoh Tata Upacara Militer (TUM) dan TUS. “Setiap guru pemahaman TUS-nya berbeda. Untuk itu perlu diadakan kesamaan dan perpaduan dari TUM agar sama,” tutur Suroto.
Ia mencontohkan perbedaan pemahaman tata upacara antara lain cara berjalan, jalan di tempat, dan cara penghormatan kepada pemimpin.
“Kami berharap dengan pelatihan ini guru bisa memadukan tata upacara militer dan tata upacara di sekolah,“ ujarnya kepada Malang Post.
Sementara itu koordinator pelatihan, Siti Ratna Wati menuturkan kegiatan ini merupakan rangkaian peningkatan mutu guru yang digelar sejak Kamis (4/10). “Pelatihan hari pertama adalah pelatihan woodball, olahraga asal Thailand. Olahraga ini belum terlalu dikenal,” ujar perempuan ramah ini. Perempuan yang akrab disapa Ratna ini menuturkan, dengan rangkaian kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas guru Penjaskes.
“Kami berharap dari pelatihan woodball dan baris-berbaris ini dapat diimplementasikan guru kepada siswa. Kami juga merencanakan menggelar pelatihan yang berkesinambungan agar ilmu guru intensif mendapat pembaharuan,“ pungkas Kabid Pendidikan Non Formal Informasi (PNFI) ini. (nin/eno)