Demi Adik, Tolak S2 ke Timur Tengah

MUTIARA - Mutiara terpendam dari daerah pelosok nusantara berhasil dikilaukan oleh Universitas Islam (Unisma) Malang. Dua diantaranya adalah Desi Rokhmatin dan Suparman. Keduanya adalah mahasiswa program beasiswa I-MHERE yang dikucurkan Bank Dunia bekerjasama dengan Unisma Malang. Istimewanya lagi, keduanya pun termasuk dalam 10 besar terbaik lulusan Unisma Malang dalam wisuda tahun ini.
”Kalau tidak mendapat beasiswa dari Wolrd Bank ini mungkin saya tidak pernah merasakan bangku pendidikan tinggi,” ungkap Desi kepada Malang Post.
Lahir dari keluarga sederhana di Purbalingga Jawa Tengah, Desi sebenarnya hampir putus sekolah. Saat lulus SMP, anak pertama dari tiga bersaudara ini beruntung mendapat beasiswa dari SMA Maarif Karang Moncol Purbalingga. Prestasinya yang luar biasa mengantarkannya menjadi siswa teladan ke tiga se Purbalingga. Dan akhirnya ia terpilih dalam seleksi beasiswa Bank Dunia untuk studi lanjut di Unisma.
Ia pun bersemangat untuk menuntaskan studinya yang ditargetkan harus tuntas empat tahun saja. Termasuk target IPK minimal di atas 3 yang dipatok Unisma. Berkat ketekunannya, mantan Ketua Lembaga Pers Mahasiswa ini berhasil meraih IPK sempurna yaitu 4,0 selama beberapa semester.
Namun perjuangan Desi meraih cita-cita rupanya masih belum mulus. Pada semester ke lima, ibu tercintanya Sulimah harus menghadap sang Khalik. Kenyataan ini sempat membuatnya tidak konsentrasi belajar sehingga IP nya pun turun menjadi 3,75. Kemudian ia kembali terpacu untuk giat belajar sampai meraih gelar sarjana.
”Saya sebenarnya mendapat tawaran S2 ke Timur Tengah dari Unisma, namun saya harus kembali ke Purbalingga untuk mengurus adik saya yang kecil,” kata dia.
Ayahnya yang bekerja menjadi tukang ojek pun memintanya kembali ke kampung. Di sana ia berharap bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya sebagai seorang akuntan.
Sementara itu mutiara lainnya adalah Suparman yang merupakan putra daerah dari Palembang. Mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia FKIP Unisma ini berharap bisa mengabdi pada dunia pendidikan di desanya setelah diwisuda.
Lulusan terbaik Unisma pada wisuda hari ini adalah Program pascasarjana diraih Ichsan Ghozali dan Yasmin Farani, Fakultas Agama Islam diraih Hikmatul Mahfudhoh, Fakultas Hukum diraih Yuro Khoirotun Nisak, Fakultas Pertanian diraih Zahrotul Mufidah, Fakultas Peternakan diraih Rudianto, Fakultas Teknik diraih Yessi Indrawati, Fakultas MIPA diraih Ahmad Syafii, FKIP diraih Suparman, Fakultas Ekonomi diraih Desi Rokhmatin, FIA diraih Hasanuddin, Fakultas Kedokteran diraih Santya Minda Wahyuni, dan Politeknik diraih Arga Dwi Cahya.(oci/sir/eno)