Surahmat: Harus Berfikir Ilmiah Berhati Salafiyah

MALANG - Universitas Islam (Unisma) Malang hari ini (6/10) menggelar wisuda lulusan program diploma, sarjana, program profesi dan pascasarjana semester genap tahun akademik 2011/2012. Wisuda digelar di Gedung Student Center Unisma dan diikuti 1399 orang.
Dalam pidatonya, Rektor Unisma Prof. Dr. Drs. H. Surahmat M.Si menuturkan sebagai perguruan tinggi Islam dibawah naungan LP Al Ma’arif NU, PP LPTNU, Unisma bertujuan menghasilkan intelektual muslim yang memiliki integritas ilmuwan yang handal, beriman dan bertaqwa kepada Allah, berakhlakul karimah, dan bermartabat. Untuk mewujudkan tujuan tersebut setiap jurusan memadukan dua dimensi pembinaan yaitu pembinaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembinaan berhaluan Ahlussunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah.
”Unisma adalah karya terbaik para ulama, intelektual muslim, dan para pendiri. Selanjutnya semua berkewajiban untuk mengembangkan untuk menjadi lebih baik dan berdaya saing pada tingkat regional, nasional dan global,” ungkapnya.
Sepanjang perjalanannya, Unisma telah berhasil membangun kelembagaan dengan berbagai program studi (prodi) yang cukup lengkap. Mulai dari prodi keagamaan, sosial, eksakta, hukum, bahasa sampai dengan program pendidikan dokter dengan jenjang pendidikan program D3 Politeknik, Program Profesi Dokter, Program S1 dan S2.
Berbagai sarana dan prasarana pendidikan telah dilengkapi sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi. Berbagai prestasi baik mahasiswa, dosen, maupun karyawan telah dipersembahkan. Begitu juga kepercayaan telah diperoleh baik dari masyarakat, pemerintah, dan berbagai organisasi profesi maupun kemasyarakatan.
Unisma akan terus meningkatkan kualitas agar mampu mengemban amanat umat. Di bidang sumberdaya manusia, Unisma memiliki 10 orang guru besar dan 36 doktor. Pada tahun 2012 ini dosen Unisma yang telah menyelesaikan program S3 adalah Dr Ir Liliek Rahardjo MP dari Fakultas Peternakan. Dosen Unisma yang telah memeproleh sertifikat pendidik dari Kemdikbud sebanyak 99 orang sedangkan dari Kemenag RI sebanyak 14 orang. Dan 78 diantaranya berhak menjadi Asesor.
Dibidang pengembangan SDM, Unisma telah melakukan peningkatan mutu dosen dan karyawan melalui berbagai pelatihan, workshop, lokakarya, dan technical assistance. Juga telah mengirimkan dosen di dalam dan luar negeri baik melalui program non degree training maupun studi lanjut. Dosen yang sedang menempuh S2 di dalam negeri sebanyak 12 orang, S3 sebanyak 39 orang, enam diantaranya menempuh studi di Australia dan Jepang.
Di bidang sarana prasarana, penggunaan multimedia menjadi program utama dalam proses pembelajaran. Kini Unisma sedang membangun gedung twin B berlantai 7, gedung pascasarjana berlantai 7 serta pembangunan rusunawa tahap 2 pada 15 Oktober mendatang dengan menghadirkan Menteri PU RI. Unisma kini juga mendapatkan limpahan lahan dari yayasan Wahid Hasyim untuk pengembangan pendidikan.
Unisma terus berbenah agar lulusannya siap pakai, baik di dunia kerja maupun menjadi wirausaha mandiri. Juga dibekali dengan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah.
”Karena itu setiap lulusan Unisma diharapkan mampu selalu berfikir ilmiah akan tetapi tetap berhati salafiyah,” harapnya. (oci/sir)