STIPAK Buka Magister PAK

MALANG - Peningkatan profesionalitas guru membuat pemerintah mendorong guru untuk menyandang gelar magister. Untuk mendorong program pemerintah, sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan (STIPAK) membuka pendaftaran program pascasarjana magister Pendidikan Agama Kristen (PAK).
"Meski S1 nya tidak linier juga bisa menempuh magister Pendidikan Agama Kristen," ujar Lidia Susanti SP, MP Ketua I STIPAK. Lidia menambahkan peminat program magister semakin meningkat, terutama guru dan calon pendeta.
"Waktu perkuliahannya juga menyesuaikan dengan jam kerja yakni sore hari,” ujar perumpuan berambut panjang ini. Ia menambahkan, untuk magister ada dua kelas yang dibuka yakni kelas reguler dan kelas block. Kelas reguler digelar pada Senin hingga Jumat, kelas block digelar pada Sabtu dan Minggu. Semua kelas tersebut mengunakan sistem paket.
Dari kuota yang dibuka untuk jenjang magister, telah terpenuhi 50 persen. Lulusan STIPAK akan mendapatkan ijasah negara yang diakui secara nasional dan telah terakreditasi Dirjen Bimas Kristen RI. Kegiatan perkuliahan digelar di kampus Jalan A.R Hakim no 16 dan kampus baru di Jalan Janti Barat Blok A no 3 Kota Malang.
 ”Magister Pendidikan Agama Kristen STIPAK adalah yang pertama di Malang. Untuk dosen pendidikannya adalah dosen PTN, untuk agama Kristen semuanya adalah pendeta,” ujar Dr. John Agustinus SE, S. Th, MM Kaprodi S1 Pendidikan Agama Kristen.
John menambahkan, jika lulusan S1 mendapat Akta 4 untuk mengajar di sekolah, lulusan S2 akan mendapat Akta 5 yakni akta untuk menjadi pengajar di perguruan tinggi. ”Kami berharap program magister ini dapat meningkatkan profesionalitas pengajar yang sudah menempuh S1 dan kompetensinya meningkat,” tutur pria ramah ini.
Dikatakan John, dengan dibukanya program magister ia berharap dapat menjembatani keinginan lulusan S1 yang ingin memperdalam Pendidikan Agama Kristen dan membawa dampak positif bagi pesertadidik. (nin/eno)