Jurusan Agribisnis Jadi Favorit

Dari 49 penerima beasiswa ADIK, sebagian  besar memilih masuk di jurusan Agribisnis yakni sebanyak 12 orang. Disusul Agroteknologi 11 orang, Akuntansi empat orang, Antropologi dua orang, Bisnis Pariwisata tiga orang, Ilmu Hukum dua orang, Pendidikan Dokter tiga orang, Sosiologi satu orang, Statistika tiga orang, Teknik elektro dua orang, Teknik Mesin empat orang dan Teknik sipil dua orang.
Jumlah yang tercatat ini adalah mahasiswa yang melakukan daftar ulang, sementara sekitar 13 pelajar tidak melakukan daftar ulang hingga tahun akademik berlangsung. “Kuota kami total 62 mahasiswa, tetapi yang melakukan daftar ulang hanya 49 ini,” tuturnya.
Sementara itu kemarin pagi mahasiswa program ADIK itu terlihat melakukan Masa Orientasi Siswa (MOS) susulan di lapangan depan gedung rektorat UB. Mereka melakukan MOS susulan sekaligus ikut dalam kelas perkuliahan yang telah dimulai.     
Mereka juga mengucapkan terimakasih kepada UB karena berinisiatif memberikan dana talangan untuk biaya hidup mereka selama di Malang. “Saya berterimakasih karena kemarin kami mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp 1,2 Juta dari UB. Ada banyak kawan saya di universitas lain yang memilih pulang karena universitasnya tidak memberikan dana talangan. Saya tahu yang terlambat adalah Dikti, saya harap beasiswa segera turun dan nasib kami tidak terlunta-lunta lagi,” kata Nurhayato Bay, mahasiswa asal Kabupaten Fak Fak Provinsi Papua Barat.
Remaja berkerudung ini memilih fakultas Ekonomi karena bercita-cita mengembangkan sektir bisnis yang menurutnya kurang berkembang di tempatnya. “Hasil laut seperti teripang dan hasil bumi seperti Pala sangat kurang berkembang, pendapatan kami juga sangat sedikit. Saya ingin menjadi entrepreneur setelah lulus nanti di sana,” tegasnya disela masa MOS kemarin.(pit/adv/eno)