UM Lantik Dua Guru Besar Ilmu Pendidikan Ekonomi

MALANG - Dua dekan di Universitas Negeri Malang (UM) dikukuhkan menjadi guru besar kemarin. Mereka adalah Prof Dr. Supriyono, M.Pd, Guru Besar bidang PLS pada Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Prof. Dr. Ery Tri Djatmika Rudijanto, W.W., M.A., M.Si., guru besar bidang ilmu pendidikan ekonomi pada Fakultas Ekonomi (FE).
Supriyono yang juga dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM ini, mengungkap bahwa Pendidikan Luar Sekolah (PLS) masih dianaktirikan oleh pemerintah. Selama ini PLS tidak mendapatkan porsi dalam kebijakan maupun pembiayaan yang ditanggung pemerintah. Padahal PLS memberikan pengaruh besar pada pendidikan generasi bangsa.
”Anak bisa mahir berbahasa asing karena peranan lembaga kursus, begitu pula kemahiran lainnya. Sebab sesungguhnya belajar lebih banyak didapatkan dari luar sekolah,” ungkapnya.
Disisi lain lanjutnya belum ada koneksitas sistematis antar jalur pendidikan dan program pendidikan dalam membentuk sosok manusia ideal. Misalnya antara sekolah dengan lembaga bimbingan belajarm lembaga kursus mata pelajaran dan les privat.
Saat ini ujarnya pemerintah mengeluarkan regulasi baru yaitu kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI). Selain itu menurutnya masih dibutuhkan adanya revisi peraturan perundangan tentang sistem pendidikan nasional yang berkaitan dengan pendidikan informal dan non formal, koneksitas antar jalur, program dan satuan pendidikan yang benar-benar mampu mewujudkan sebuah sistem pendidikan yang utuh.
Sementara itu Ery Tri Djatmika Rudijanto menyampaikan pidato berjudul "Penyiapan Green Entrepreneurs Untuk Pembangunan Berkelanjutan". Menurut Dekan FE ini harus dilakukan gerakan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan yang menekankan pendekatan kreatif dan kritis, pemikiran jangka panjang, dan inovatif untuk memecahkan permasalahan yang kompleks. (oci/eno)