Bekali Lulusan dengan Akta 4 dan Akta

MALANG - Sebagai salah satu pencetak tenaga pengajar Pendidikan Agama Kristen (PAK),  Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Agama Kristen (STIPAK) Duta Harapan Malang membekali lulusannya dengan akta mengajar yaitu Akta 4 bagi S1 dan Akta 5 bagi S2.
“Untuk sekolah teologi, baru di STIPAK Duta Harapan Malang yang memberikan akta mengajar bagi lulusannya,” ujar Dr. John Agustinus SE, S.Th, MM Ketua Program Studi S1 PAK. John menambahkan, program akta mengajar bertujuan untuk membekali kompetensi mengajar yang profesional.
Kompetensi mengajar tersebut adalah kemampuan penguasaan materi bidang studi dan memadukannya dengan metodologi pembelajaran yang tepat, baik secara teoretik maupun praktik untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran.
“Kendati STIPAK Duta Harapan adalah sekolah teologi, tetapi kami juga memberikan bekal kewirausahaan. Kewirausahaan ini dalam bidang pertanian dan peternakan. Kami tekankan pada mahasiswa untuk mau mengabdi di seluruh Indonesia, bukan hanya di Jawa,” beber John kepada Malang Post.
Ia menambahkan, lulusan STIPAK Duta Harapan diharapkan mampu memiliki ketangguhan untuk mengabdi di pelosok daerah di Indonesia. Termasuk mampu menangani bidang pertanian dan peternakan karena sesuai dengan kondisi wilayah Indonesia. Untuk pengajar kewirausahaan, selain dosen STIPAK Duta Harapan, juga ada akademisi dari perguruan tinggi sebagai dosen tamu.
“Karena mencetak guru, kami juga menekankan pendidikan karakter untuk mahasiswa yang nantinya akan diimplementasikan kepada siswa,” ujar pria ramah ini. Pendidikan karakter yang ditekankan adalah kepemimpinan dan jiwa misi yakni siap mengabdi di manapun wilayahnya.
“Kami berharap dengan ilmu yang sudah didapatkan di STIPAK Duta Harapan dapat diaplikasikan lulusan di berbagai daerah agar ada pemerataan pendidikan di pelosok daerah. Selain itu, dengan bekal ini kami berharap siswa Indonesia selain religius juga berkarakter kebangsaan,” pungkas John. (nin/eno)