Akui Terjadi Miskomunikasi

MALANG – Setelah sempat menimbulkan polemik adanya sumbangan yang dikeluhkan wali murid kelas 1 SDN Madyopuro Kota Malang 4 pada 26 September 2012 lalu, kedua pihak mengaku telah terjadi komunikasi. Seperti diberitakan sebelumnya, pihak wali murid kelas 1 mendatangi sekolah ingin mengkomunikasikan keberatan mengenai sumbangan.
“Kami sendiri juga tidak tahu, kami hanya diminta datang ke sekolah. Kami merasa ada pihak luar yang memanfaatkan kondisi ini,” ujar Suryawati Dodi wali murid kelas 1. Suryawati menambahkan, saat wali murid mendatangi sekolah beberapa waktu lalu justru sebenarnya tidak mengetahui maksud ajakan ke sekolah. Ia menegaskan, wali murid diajak pihak luar yang bukan wali murid SDN Madyopuro 4.
“Terjadi miskomunikasi, sebenarnya sekolah tidak memaksa kepada wali murid untuk membayar sumbangan. Bagaimanapun juga, kami juga ingin SDN Madypuro 4 maju seperti sekolah lain,” ujarnya saat ditemui Malang Post bersama walimurid lainnya.
Suryawati menambahkan, pihak wali murid kelas 1 merasa tidak dipaksa pihak sekolah untuk membayar, justru sekolah memperbolehkan subsidi silang, artinya yang mampu boleh membayar lebih dan yang tidak mampu bisa membayar semampunya. Bahkan jika memang tidak mampu, sekolah akan membebaskan wali murid dari sumbangan ini. 
“Kami menyesalkan kejadian ini, padahal hubungan kami dengan sekolah cukup baik,” imbuhnya. Sementara itu Kepala SDN Madyouro 4, Endang Roemani menyayangkan adanya kesalahpahaman yang terjadi antara sekolah dan wali murid.
“Kami sudah dipanggil Dikbud Kota Malang, Dikbud juga sudah meninjau. Sudah kami jelaskan jika yang terjadi adalah miskomunikasi, kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi,” ujar perempuan ramah ini. Dikatakan Endang, peran serta masyarakat (PSM) dalam memajukan sekolah pada tahun-tahun sebelumnya cukup baik dan tidak ada masalah.
Untuk rencana pembangunan ruang kelas yang kurang, SDN Madyopuro 4 akan mendapat kucuran dari Dikbud. “Tahun 2013 nanti bantuan itu akan cair untuk membangun satu ruang kelas dan kamar mandi di lantai atas. Nantinya ruangan ini dapat menunjang kegiatan anak-anak,” ujarnya.(nin/eno)