UM Pamerkan Al Quran Kuno dari Tulungagung

MALANG - Sebuah Al Qur'an kuno dari Tulungagung dipamerkan dalam ajang Pameran Akademik di Universitas Negeri Malang (UM) kemarin. Kitab suci umat Islam ini ditulis tangan dengan tinta dan diperkirakan sebagai salah satu benda bersejarah yang turun temurun penggunaannya.
"Al Qur'an itu berhasil dibawa ke lab sejarah UM sebagai salah satu koleksi benda bersejarah kami," ungkap mahasiswa jurusan pendidikan Sejarah, Baihaqi yang kemarin menjaga stand Fakultas Ilmu Sosial (FIS).
Selain sebuah Al Qur'an kuno, dalam pameran yang digelar  di Gedung Graha Cakrawala UM pada 15 dan 16 Oktober itu juga ditampilkan sejumlah alat pra sejarah seperti kapak lonjong untuk alat pertanian dan aneka batuan. Beberapa di antaranya berhasil ditemukan mahasiswa pada saat kegiatan praktik kerja lapangan (PKL).
Selain stand FIS yang menampilkan benda purbakala, ada juga stand Fakultas Teknik yang menampilkan produk akademiknya. Salah satunya adalah layanan jasa konsultasi desain rumah yang ditawarkan mahasiswa teknik sipil, dan juga karya robot pengerek bendera yang ditampilkan mahasiswa teknik elektro. Jasa konsultasi desain pun ramai diserbu pengunjung yang ingin mendesain rumahnya.
”Khusus selama pameran konsultasi desainnya gratis, kalau diluar pameran biayanya Rp 10 ribu per meter,” ujar arsitek muda FT UM, Heru Hendri. Di stand desain komunikasi visual Fakultas Sastra, ditampilkan aneka kreasi mahasiswa. Hasil karya ini pun diminati sejumlah pelajar SMA yang datang menghadiri pembukaan pameran kemarin.
Bagi yang ingin relaksasi, ada layanan massage gratis dari mahasiswa fakultas ilmu keolahragaan. Di sini para mahasiswa semester atas dengan sukarela akan memijat pengunjung dengan teknik relaksasi.
"Kami mendapat keterampilan sport massage ini pada semester lima, dan memang memijat itu ada ilmunya tidak hanya sekedar pijat," ujar salah satu mahasiswa. Pameran akademik ini adalah rangkaian kegiatan perayaan Dies Natalis ke 58 UM dengan "Inovasi Untuk Menyongsong Generasi Emas 45".(oci/eno)