UIN Maliki Bakal Gelar Bursa Pilrek

MALANG - UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang akan memilih calon rektor baru. Sebab masa jabatan rektor Prof Dr H Imam Suprayogo akan habis pada Februari 2013 mendatang. Menurut Sekretaris Rektor UIN Maliki, Sutaman, kepanitiaan Pilrek sudah terbentuk dan disahkan kemarin.
”Kepanitiaan sudah terbentuk dan jika tidak ada kendala proses pilrek sudah bisa dirampungkan pada Desember tahun ini,” ungkap Sutaman kepada Malang Post.
Sebelum membuka pendaftaran calon, menurut Sutaman panitia masih menunggu kepastian dari kementrian negara agama RI (Kemenag) terkait pengesahan statuta baru UIN Maliki.
Saat ini statuta tersebut sudah ada di tangan Kemenag dan akan menjadi acuan dalam pelaksanaan Pilrek tersebut. Dan jika mengacu pada statuta yang baru maka syarat untuk mendaftar sebagai calon rektor UIN adalah harus memiliki gelar profesor. Sementara statuta yang lama memberikan kesempatan minimal pemilik gelar doktor untuk bisa mendaftar sebagai calon rektor.
Dari data yang dihimpun Malang Post, jumlah profesor di UIN Maliki saat ini sebanyak tujuh orang. Hanya saja, dua profesor tidak bisa mendaftar pada Pilrek tahun ini karena usianya melebihi 60 tahun. Sehingga tersisa lima nama saja yang bisa bersaing di bursa calon rektor. Masing-masing adalah Prof Muhaimin yang menjabat Direktur Pascasarjana, Prof Mudjia Raharja yang menjabat Pembantu Rektor 1, Prof Baharuddin yang menjabat asisten direktur 2 Pascasarjana, Prof Djakfar Mohammad guru besar Fakultas Ekonomi dan Prof Mulyadi yang menjabat Dekan Psikologi.
Proses pemilihan akan dilaksanakan hanya di tingkat rapat senat dan kemudian dipilih tiga nama untuk diputuskan oleh Menteri Agama. Sementara itu Rektor UIN Maliki, Prof Dr H Imam Suprayogo berharap calon penggantinya nanti adalah sosok yang lebih baik.
”Saya tidak pernah menyiapkan siapa calon pengganti saya, tapi yang saya lakukan adalah menyiapkan orang-orang yang dipimpin atau rakyatnya,” ujarnya. (oci/eno)