Jalan Sehat Akhiri Puncak Dies Natalis UM

MALANG - Ribuan warga Universitas Negeri Malang (UM) memadati lapangan samping Gedung Graha Cakrawala (Graca) kemarin pagi untuk mengikuti jalan sehat yang merupakan acara puncak peringatan dies natalis UM.
Rektor UM, Prof Dr Suparno memberangkatkan peserta jalan sehat yang sejak pagi sudah memadati lapangan yang cukup asri tersebut. "Selamat mengikuti jalan sehat dan menaati tata tertib yang sudah dibacakan oleh panitia," ungkap Suparno saat memberangkatkan peserta.
Sebelumnya mahasiswa, dosen dan karyawan UM diajak pemanasan dengan senam aerobik bersama. Kemeriahan semakin terasa dengan hiburan panggung gembira, apalagi panitia juga menyediakan berbagai hadiah yang disiapkan sponsor dan sumbangan dari para pejabat UM. Ada notebook, laptop, PC, 14 sepeda,  kulkas dua pintu dan mesin cuci dan TV. Sedangkan hadiah  hiburan berupa kompor gas, dispenser, mixer, blender, speaker multi media, setrika, kipas angin, payung, jam dinding, rice box, magic com, panci presto dan 112 panggangan roti.
Dalam kesempatan kemarin Suparno juga menyumbang tiga unit komputer tablet. 
Sementara hadiah utama yang disediakan adalah tiga unit sepeda motor.
Keakraban pun terlihat saat para pejabat UM bertanding sepak bola mini dengan para pimpinan bank mitra UM. Suparno terlihat bersemangat sebagai seorang penjaga gawang. Namun sayang saat penalti, tendangan keras lawan membuatnya jatuh. Hanya saja tidak berapa lama kemudian ia kembali bangkit dan menjaga gawang UM dari serangan pimpinan bank mitra UM.
Acara dies natalis ke 58 UM kali ini mengangkat Tema dalam perayaan Dies Natalis UM kali ini adalah Inovasi Pembelajaran Untuk Membangun Generasi Emas Indonesia 2045.
Suparno mengatakan, tema tersebut dipilih terkait dengan program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) terkait 100 tahun Indonesia merdeka dengan upaya mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.
"Semoga pada saatnya nanti, UM menjadi perguruan tinggi negeri yang menjadi kebanggaan masyarakat sehingga UM mampu untuk berkonstribusi membangun generasi emas 2045," harapnya. (Oci/adv/eno)