Menuju Status BLU, Poltekkes Gali Potensi

MALANG - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Malang menggali potensi civitasnya untuk mendukung status badan layanan umum (BLU). Karena itu kemarin digelar pelatihan kewirausahaan yang diikuti jajaran pimpinan hingga dosen dan karyawan Poltekkes.
”Dosen dan karyawan Poltekkes harus pandai ’menjual diri’. Karena banyak potensi yang ada di kampus ini tapi belum diwadahi secara maksimal,” ungkap salah satu dosen Poltekkes, I Dewa Nyoman Supariasa M.PS kepada Malang Post.
Dewa mencontohkan di jurusan gizi, ada banyak potensi yang bisa dijual. Seperti layanan konsultasi gizi, hingga hasil penelitian dosen. Konsultasi gizi menurutnya sangat dibutuhkan di masa sekarang ini. Mengingat semakin banyak penyakit degeneratif yang diderita oleh masyarakat, seperti diabetes, hipertensi dan lainnya.
Peluang lain yang juga bisa dimanfaatkan adalah membuka kantin atau catering sehat yang bisa melayani masyarakat umum. Tak hanya itu sejumlah dosen di jurusan gizi juga punya produk unggulan di bidang kesehatan seperti sari ikan gabus sebagai penyembuh sirosis hati.
Menurut Dewa, dengan status BLU maka Poltekkes harus bisa menjadi perguruan tinggi yang mandiri dalam hal pengelolaan keuangan. Sebab semua dana yang didapatkan kampus berhak dipergunakan sepenuhnya untuk keperluan kampus. ”Kalau pendapatan kampus semakin besar maka dampaknya pada kesejahteraan seluruh dosen an karyawan,” bebernya. (oci/eno)