Gelar Salat Idul Adha dan Sembelih Kurban

SINGOSARI – Sejak pukul 05.00 (26/10) kemarin pagi, alunan takbir terdengar bergema di SMP Negeri 1 Singosari. Dengan semangat keimanan dan ketakwaan seluruh civitas akademika yang terdiri dari dewan duru, karyawan serta seluruh siswa turut serta menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1433 H dengan menggelar salat Idul Adha.
Tepat pukul 06.00 salat dimulai dan dipimpin Ustad Drs. Akhmad Fauzi yang juga bertindak sebagai khotib.  Dalam khotbahnya Fauzi menyampaikan tentang nilai-nilai keislaman yang harus selalu menjadi bahan pembelajaran dalam hidup agar senantiasa melangkah di jalan yang diridhai Allah.
Khatib yang juga guru SMP Negeri 1 Singosari ini menegaskan agar para jamaah dapat mengambil i’tibar dari peristiwa kurban  yang diajarkan melalui perjalanan hidup Nabi Ibrahim dan Ismail. Sikap pengabdian dan pengorbanan para Nabi itu menjadi bukti akan kewajiban seorang hamba untuk lebih mencintai Allah dari yang lain.
Kepala SMP Negeri 1 Singosari Drs.Achmad Muzakin,M.Ag mengatakan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi pelajaran dalam momen Idul Adha. Pertama nilai pengorbanan dalam hidup. Muzakin menjelaskan dalam hidup setiap orang pasti  akan melakukan sebuah pengorabanan yang luar biasa dan tidak mungkin seseorang hidup tanpa melakukan sebuah perjuangan. Kedua, adanya sebuah hubungan antar sesama manusia dan antara manusia dengan Tuhan. Kecintaan pada Tuhan harus lebih didahulukan dari pada cinta kepada keluarga dan lainnya.
Ketiga, menurut pria yang dikenal ramah ini dalam sejarah yang dituliskan oleh keluarga nabi Ibrahim terdapat sebuah kesatuan yang kokoh dan kompak dalam membangun kebersamaan untuk menegakkan ketakwaan. “Nilai-nilai itulah yang sepantasnya kita pelajari dan kita laksanakan dalam hidup ini”tuturnya.
Usai melaksanakan shalat ied bersama, digelar penyembelihan hewan kurban yang terdiri dari beberapa ekor kambing dan sapi. Hewan kurban diperoleh hasil sumbangan dari seluruh guru dan siswa.
Dalam hal ini Muzakin menjelaskan bahwa dalam agama memang tidak disyariatkan untuk berkurban dengan cara menarik sumbangan. Namun tujuan dari penarikan sumbangan itu merupakan pendidikan bagi siswanya agar lebih mengerti pentingnya berbagi dan menjunjung nilai solidaritas terhadap sesama yang kemudian dinterpreatsikan dalam pelaksanaan idul kurban. Daging hewan kurban itu sendiri oleh SMP Negeri 1 Singosari disalurkan kepada warga sekitar sekolah dan pihak-pihak yang membutuhkan. (imm/eno)