Siswa MAN Malang I Tlogomas Sulap Limbah Jadi Baterai

MALANG- Siswa MAN Malang 1 Tlogomas sukses membuat baterai ramah lingkungan dari limbah biogas. Bahkan berkat temuan tersebut mengantarkan mereka menjuarai berbagai ajang lomba tingkat nasional. Siswa yang menemukan ide itu pun kini tengah mengurus hak paten atas karya mereka.
Dua siswa moncer tersebut adalah Nugrahanti Khairani Aisyah kelas XII IPS 1 dan Malik Abdul Jabbar dari kelas XII IPA 3.  ”Kami berhasil menemukan pasta untuk isi baterai dari bahan limbah biogas, hasilnya ternyata kekuatan baterai juga tak kalah dengan bahan kimiawi,” ungkap Rani, panggilan akrab Nugrahanti Khairani Aisyah kepada Malang Post.
Rani menuturkan ide awal pembuatan pasta ramah lingkungan ini adalah kepeduliannya terhadap lingkungan. Pasta baterai mengandung merkuri dan mangan yang akan berdampak pada pencemaran lingkungan. Sementara disisi lain, ada limbah biogas yang dibuang begitu saja oleh peternak di wilayah sapi di Pujon.
”Melalui proses elektrolit dan pemasakan maka limbah biogas bisa menggantikan pasta yang selama ini dipergunakan dalam baterai,” jelasnya.
Saat diuji coba, ternyata baterai dengan pasta limbah biogas bisa menghasilkan kekuatan yang sama dengan baterai yang diproduksi saat ini. Dengan kekuatan 1,5 volt seperti baterai pada umumnya.
Jika peternak memanfaatkan temuannya itu ia berharap bisa menjadi nilai tambah bagi peternak. Kedepan ia berharap bisa melibatkan unsur masyarakat untuk bisa membuat lapisan luar baterai sehingga bisa diproduksi baterai ramah lingkungan. ”Untuk kegiatan uji coba ini saya masih menggunakan baterai yang sudah ada dan diganti isi pastanya,” kata dia.
Sejumlah penghargaan pun diraih keduanya atas karya inovasi tersebut. Di antaranya juara satu national scientific papaer competition dan lomba karya tulis ilmiah (LKTI) Animal Science Study Competititon. Prestasi lainnya yang diraih Rani adalah juara dua lomba Indonesia Go To Green Building. Rani dibimbing oleh gurunya, Subhan M.Si. Penelitian tentang limbah biogas ini dibimbing oleh Sudirman M.Pd
Sementara itu Selama dua hari (25-26/10) kemarin, sebanyak 200 siswa dan guru MAN Malang 1 Tlogomas menggelar Perkemahan Arofah di Singosari. Kegiatan diawali dengan takbir keliling pada malam hari yang diikuti siswa dan juga warga masyarakat. Pada Jum’at kemarin acara dilanjutkan dengan salat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban dan bakti social di lokasi Perkemahan. Acara ini pun disambut antusias oleh warga.
“Siswa MAN Malang 1 berbaur bersama masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial mereka terhadap sesama,” ungkap Kepala MAN Malang 1 Tlogomas, Zainal Mahmudi.
Dalam agenda pengabdian tersebut dilakukan penyembelihan hewan kurban dari keluarga besar MAN Malang 1 yang dibagikan kepada warga. Agenda penyembelihan hewan kurban akan dilanjutkan Sabtu hari ini di sekolah dan juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba.(oci/eno)