Tertarik Teliti Tindakan Mistis di Banyuwangi

MALANG - Kepercayaan terhadap hal-hal mistis di Banyuwangi menarik perhatian mahasiswa Australia yang mengikuti program Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mahasiswa bernama Hayley Wood meneliti tentang “Globalisasi, Modernisasi, Islamisasi dan Perubahan Kepercayaan terhadap Mistis” di Banyuwangi Jawa Timur.
”Saya mendatangi upacara perkawinan, pergi ke dukun, mengikuti pengajian, membuat kue bikang dan mengikuti tradisi lainnya,” aku Hayley saat presentasi penelitiannya kemarin.
Dia mengaku tertarik mengambil tema ini karena masyarakat Banyuwangi memiliki kebiasaan unik yang berhubungan dengan budaya. Hayley benar-benar terjun ke masyarakat agar tujuan yang diinginkan saat penelitian dapat terwujud. Gadis cantik ini mengakrabi segala sesuatu yang menjadi kebiasaan orang Banyuwangi.
Apa yang dilakukan Hayley dianggap luar biasa oleh dosen pembimbing mahasiswa, Ahmad Habib. Keberanian Hayley berkomunikasi dan mempelajari kebiasaan masyarakat Banyuwangi menurutnya sangat istimewa. “Orang Banyuwangi sangat kental akan tradisi, dia hebat bisa masuk ke dalamnya,” puji Habib pada Hayley.
Koordinator Acicis UMM, Widya Yutanti, MA mengakui ada banyak kendala yang dialami oleh mahasiswa Acicis selama penelitian. Seperti penguasaan bahasa Indonesia yang kurang bagus, pemahaman konsep Islamisasi yang kurang dan lainnya.
”Saya bangga dengan mahasiswa ACICIS karena mereka meneliti Indonesia dengan berusaha mengerti budaya yang ada di sana,” ujarnya.
Dijelaskannya sekitar 6 bulan mereka belajar di UMM melaksanakan penelitian dan mengikuti beberapa mata kuliah seperti Bahasa dan Kebudayaan Indonesia, Sosial Budaya Malang Raya, Desain dan Progres Penelitian, Teknik Pengumpulan Data serta Etika Penelitian. Mata kuliah tersebut menunjang penelitian mahasiswa.
”Mereka bebas memilih tema yang akan diteliti, namun harus dalam lingkup isu sosial dan politik karena mereka mahasiswa jurusan Hubungan Internasional,” bebernya. (oci/eno)