Dipercaya Pemerintah Cina, UMC Gelar Tes Bahasa Mandarin

MALANG - Sebanyak 238 orang mengikuti tes internasional Bahasa Mandarin, Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) di Universitas Ma Chung (UMC), Minggu (4/11) kemarin. Peserta tes berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Tercatat beberapa peserta yang berasal dari SMA mitra seperti SMA Kristen Kalam Kudus dan SMAK Kolese St. Yusuf.
”Tahun ini, kebanyakan peserta mengambil tes di level 2-4, meskipun ada juga peserta yang mengikuti tes di level 6,” ungkap Kathleen, staf Eltisi (Pusat Pelatihan Bahasa) UMC.
HSK, lanjutnya, merupakan tes internasional yang digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa Mandarin baik dalam kehidupan sehari-hari, Mandarin dalam bidang akademik dan professional bagi non-penutur asli.
Di seluruh dunia, hanya ada 180 pusat tes yang tersebar di 60 negara. Di Jawa Timur sendiri, hanya ada dua pusat tes,yaitu di Surabaya dan di Universitas Ma Chung, Malang.
”Seharusnya di satu provinsi hanya ada satu pusat tes. Tapi karena kerja sama yang baik antara Universitas Ma Chung dan pemerintah Cina, akhirnya di Jawa Timur boleh didirikan dua pusat tes yaitu di Surabaya dan di Kampus Ma Chung,” bebernya.
Lebih jauh Kathleen menuturkan Bahasa Mandarin pada saat ini merupakan salah satu dari lima bahasa PBB. Dengan semakin meningkatnya sepak terjang dan kekuatan bisnis dan ekonomi Cina, maka tak pelak bahasa Mandarin semakin perlu untuk dipelajari dan dikuasai agar dapat ikut berpartisipasi dan mengambil bagian dalam pertumbuhan perekonomian dunia.
Dengan pertimbangan inilah,  Universitas Ma Chung mensyaratkan para mahasiswanya untuk mempelajari bahasa Mandarin serta mengikuti tes HSK sebagai salah satu syarat kelulusan dan kompetensi lulusan.
Pelaksanaan tes HSK diawasi langsung oleh Konsorsium Kursus Bahasa Mandarin Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hatmi Idris.
Penyelenggaraan ujian yang diketuai langsung oleh Peng Bailiang, salah satu dosen bahasa Mandarin di Universitas Ma Chung ini mencerminkan perwujudan dari nilai Meritokrasi, salah satu dari 12 Nilai Universitas Ma Chung. Dalam pelaksanaan nilai ini, Universitas Ma Chung membekali civitas akademikanya dengan berbagai keahlian untuk dapat berprestasi lebih baik. (oci/eno)