Karya Ilmiah Guru Penjasorkes Rendah

MALANG - Produktivitas penulisan karya ilmiah guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes) di kota Malang termasuk rendah. Hal ini dikatakan Prof. Dr. M. E Winarno, M. Pd saat mengisi kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Bahan Ajar Guru Penjasorkes di SMAN 5 kemarin (6/11).
“Dari ratusan guru Penjasorkes, yang menulis karya ilmiah sesuai standar bisa dihitung dengan jari,” kata dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (UM) ini. Winarno merinci, dari 50 guru yang mengikuti bimbingan teknis kemarin hanya lima guru yang sudah menulis karya ilmiah. Sedangkan dari 50 guru jenjang SMP, hanya delapan guru yang sudah menulis karya ilmiah.
“Hal ini cukup memprihatinkan, dengan jumlah guru yang cukup banyak tetapi yang menulis karya ilmiah tidak berbanding lurus. Persoalan ini disebabkan manajerial guru,” katanya. Menurutnya, guru hanya berorientasi pada pengajaran dan belum ada inisiatif memecahkan persoalan. Hampir di semua wilayah Indonesia produktivitas penulisan karya ilmiah guru Penjasorkes termasuk rendah.
Saat ini kurikulum pendidikan jasmani sudah sesuai, hanya saja pelaksanaannya saja yang belum sejalan dengan kurikulum. Menulis karya ilmiah bisa menjadi bahan evaluasi bagi guru itu sendiri. “Pada saat pelaksanaan pembelajaran pasti masih ada kendala. Kendala itu-lah yang harus dievaluasi menjadi penelitian tindakan kelas,” tuturnya.
Diungkapkannya, melalui penelitian tindakan kelas guru akan menemukan solusi untuk memecahkan persoalan dan meningkatkan kinerja guru. “Banyak aspek yang bisa dijadikan bahan untuk menulis karya ilmiah. Guru bisa melihat permasalahan-permasalah yang ia temui ketika mengajar,” katanya.
Bimbingan teknis yang digelar Bidang Fungsional Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang kemarin diikuti 50 guru Penjasorkes dari jenjang SD dan 50 guru dari jenjang SMP. “Kami berharap dengan mengikuti pelatihan ini dapat menambah wawasan pengajaran dan semakin produktif dalam menulis,” ujar Musleh S.Pd salah satu peserta. (nin/eno)