Bupati Siap Danai Pengembangan Mobil Tenaga Surya

MALANG – Janji Bupati Malang Rendra Kresna untuk membantu pengembangan  mobil karya siswa SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi kemarin ditepati. Tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral  (ESDM) Kabupaten Malang melakukan survei dan melihat langsung laboratorium serta bengkel milik SMK Mutu yang sukses menciptakan mobil bertenaga sinar matahari bernama Suryawangsa.
Rombongan yang dipimpin Kepala Dinas  ESDM Kabupaten Malang Ir Budi Iswoyo itu melihat secara detail proses yang berlangsung. Mulai persiapan, penggarapan, perangkat, komponen yang digunakan, sampai sisa material yang digunakan  mobil tak  bersuara itu.
“Tujuan kami kan  cross check  apakah benar mobil Suryawangsa itu hasil karya SMK Mutu atau bukan. Kalau ya, maka semua tim bisa mempertanggung jawabkan. Artinya, bisa menjelaskan secara detail masing-masing komponen  yang dibutuhkan mobil itu. Jangan sampai terjadi seperti peristiwa yang di Ngantang beberapa waktu lalu,” jelas Budi. Peristiwa Ngantang yang dimaksud Budi adalah klaim salah seorang warga di sana yang mengaku menemukan listrik tenaga hampa, namun sampai saat ini tidak ada buktinya.
Bahkan dengan jeli Budi meneliti satu persatu komponen alat yang digunakan. Mulai dari folding atau secatakan bodi, gambar sketsa mobil, alur komponen, perangkat sampai sisa material yang digunakan. Seperti photovoltatic,  baterai, system mekanik, dan sebagainya. Bahkan, Budi sempat  mencecar beberapa pertanyaan kepada tim riset SMK Mutu  Catur Sunariadi dan  Ahmad Muhtadi, serta Kepala SMK Mutu H Pahri S.Ag, MM.   
“Alhamdulillah, penasaran kami  terjawab. Dan, mobil itu benar-benar hasil karya  SMK Mutu. Kalau tidak terlibat  atau bukan karyanya, tentu tim tidak akan bisa menjelaskan secara detail,’’ tegasnya.
Karena mobil Suryawangsa bertenaga sinar matahari itu betul betul hasil karya SMK Mutu, maka pihak Pemda Malang secara tegas  akan mengawal untuk mengurus hak kekayaan intelektual (HAKI).  Kemarin,  jajaran tim SMK Mutu  segera mempersiapkan persyaratan HAKI yang diminta bupati.
Menurut Budi, Kepedulian Pemkab Malang, bukan hanya soal HAKI, namun akan membantu dana untuk kepentingan produksi Suryawangsa atau perangkat  pendukung pengembangan ilmu pengetahuan di SMK Mutu. Hanya saja, Budi  tidak menyebut nilai nominalnya. “Kami belum bisa menyebut nominalnya. Tetapi, pemda akan menunggu pengajuan proposal dari pihak SMK Mutu. Apa saja yang dibutuhkan, baru kami akan merealisasikan. Agar bantuan itu tidak salah sasaran,” tambah
Mendengar keterangan itu, jajaran tim riset SMK Mutu  langsung  menyambutnya dengan suka cita. Bahkan, usai tim dari Dinas ESDM Pemkab pulang, tim riset Suryawangsa langsung merumuskan  proposal yang dikehendaki Pemkab . “Kami bersyukur langkah dengan Pak Bupati yang begitu cepat. Semoga cara seperti ini akan  menambah semangat kami untuk mengembangkannya,” papar H Pahri S.Ag MM, Kepala SMK Mutu kemarin. (ds/sir/eno)