Mahasiswa Asing Terus Bertambah

MALANG - Kalau perguruan tinggi asing gencar berpromosi di Malang, perguruan tinggi di Malang pun tak mau ketinggalan. Seperti dilakukan Universitas Negeri Malang (UM) yang juga aktif promosi di luar negeri.
”Jumlah mahasiswa asing di UM terus bertambah setiap tahun, diantaranya dari Asia dan juga Amerika,” ungkap Rektor UM, Prof Dr Suparno kepada Malang Post.
Sedikitnya ada 100 mahasiswa asing kata Suparno yang datang ke UM setiap tahun. Mayoritas dari negara berkembang seperti Thailand juga Laos. Diantaranya adalah program kemitraan negara berkembang, Darmasiswa RI dan Critical Language Scholarship (CLS).
CLS Malang adalah kerjasama dengan Amerika Serikat. Program ini merupakan salah satu dari 20 program serupa untuk berbagai bahasa di dunia yang didukung dan didanai oleh Bureau of Educational and Cultural Affairs dari Departemen Luar Negeri AS.  Bersama dengan program CLS di negara lain, CLS Malang dikelola oleh American Council for International Education.
Bahasa Indonesia diyakini sebagai Critical Language (bahasa kritis), karena untuk jumlah penduduk penutur asli bahasa Indonesia yang begitu besar, sementara jumlah warganegara Amerika yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia sangatlah kecil.
Pada tahun 2010, program CLS diikuti oleh 17 mahasiswa, tahun 2011 sebanyak 25 mahasiswa, dan pada tahun 2012 ini CLS Malang mendapatkan 29 peserta yang terpilih setelah melalui serangkaian seleksi ketat. Dari sekitar 160 pendaftar yang berasal dari berbagai universitas mulai dari program S1 sampai S3 dari seluruh penjuru AS.
”Semakin banyak mahasiswa asing yang datang ke kampus artinya UM semakin mendapat pengakuan di internasional,” bebernya. Disinggung soal maraknya promosi perguruan tinggi luar negeri menurutnya hal itu wajar saja.
”Promosi dimana pun boleh asalkan tidak mendirikan perguruan tinggi di Indonesia,” ujarnya. (oci/eno)