Baju Griendln Meriahkan Deutscher Karneval

MALANG - Ada pemandangan berbeda di halaman gedung D8 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) kemarin (8/11). Di terik matahari yang cukup menyengat itu beberapa mahasiswa mengenakan pakaian  yang didominasi warna hitam dan putih.
Ya, mereka sedang menggelar pawai Deutscher Karneval yang diselenggarakan mahasiswa Jurusan Bahasa Jerman di sekitar kampus. Dan baju hitam putih khas Jerman itu biasa disebut griendln.
Bukan hanya mengenakan baju khas Jerman, beberapa mahasiswa juga berpantomim. Sesekali mereka saling bercakap-cakap menggunakan bahasa Jerman yang cukup fasih. Para peserta pawai antusias mengikuti kegiatan ini dengan membawa bendera berwana merah, kuning, dan hitam bendera negara Jerman.
 “Kami sangat senang dengan kegiatan ini karena jarang sekali bisa memakai pakaian adat khas Jerman seperti ini,” ujar Geasona Irmalia salah satu peserta pawai.
Kegiatan yang merupakan rangkaian Grenzenlose Kreativrat Und Phantasie itu dalam rangka memperingati bulan bahasa yang dimulai kemarin. Panitia juga menggelar talkshow bahasa Jerman dengan menghadirkan dua orang penutur asli Jerman hari ini.
Tak hanya itu, mahasiswa Sastra Jerman juga menggelar pameran dongeng-dongeng negara yang dipimpin kanselir itu. Seperti Cinderella, Rapunzel, Putri Tidur, Kerudung Merah, dan Hensel & Gretel. Semua dongeng yang dipamerkan menggunakan Bahasa Jerman.
Kendati kegiatan ini kental dengan nuansa Jerman, budaya Indonesia tidak dilupakan. Sanggar Tari dan Karawitan UM tak mau kalah menampilkan tarian tradisional Indonesia untuk memeriahkan festival ini.(nin/eno)