Ajukan Tiga Usulan dalam Ranperda Pendidikan

MALANG - Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta memberikan tiga usulan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pendidikan 2012. Yakni tentang kesejahteraan guru swasta, jaminan kesehatan bagi guru swasta, dan pemerataan penerimaan siswa baru.
Hal itu disampaikan Ketua MKKS SMP Swasta, Drs. Idham Cholik kemarin. “Tiga point itu sudah kami sampaikan dalam hearing beberapa waktu lalu,” ucapnya.
Lebih lanjut Idham menyampaikan, kesejahteraan guru-guru swasta saat ini belum banyak diperhatikan pemerintah. Tunjangan yang diberikan pemerintah masih jauh di bawah upah minimum regional (UMR), itu pun diterima rutin tetapi dirapel dalam jangka waktu tertentu.
Selain itu, MKKS SMP juga menginginkan adanya jaminan kesehatan seperti yang diberikan kepada guru negeri.
“Kami ingin mendapat asuransi kesehatan, agar tidak ada diskriminasi dengan guru PNS. Sama-sama guru tetapi belum mendapatkan jaminan kesehatan,” beber Kepala SMP Waskita Dharma ini.
MKKS SMP Swasta mengusulkan adanya pemerataan jumlah peserta didik, artinya sekolah negeri harus diberi batasan menerima peserta didik, termasuk regulasi jalur mandiri harus jelas. “Jika sekolah negeri diberikan kebebasan untuk menerima peserta didik yang banyak, bagaimana nasib sekolah swasta yang semakin lama kekurangan murid,” tegasnya.
MKKS SMP Swasta juga mempertanyakan  usulan regrup yang diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang bagi sekolah swasta yang muridnya kurang dari batas minimum. “Jika diregrup yayasan yang sama tidak menjadi masalah, tetapi bagaimana jika yayasannya berbeda. Nasib gurunya juga akan tidak jelas,” katanya kepada Malang Post.
MKKS SMP berharap ketiga usukan ini dapat diwujudkan dala Ranparda mendatang karena kepentingannya yang cukup mendesak. “Jika tahun depan jalur mandiri ditiadakan, kami sangat mendukung . Artinya akan ada kesempatan bagi sekolah swasta untuk mendapatkan peserta didik lebih banyak dan mampu bersaing dengan sekolah negeri,” pungkasnya. (nin)