Siap Terima Kurikulum Baru SMP

MALANG- Pemerintah berencana menambah jumlah jam pelajaran di jenjang SMP. Kalau pada kurikulum standar nasional jam minimal pembelajaran di SMP adalah 32 jam, pada kurikulum baru minimal 38 jam. Aturan ini bagi Kota Malang bukan hal sulit mengingat semua SMP rata-rata sudah melaksanakan pembelajaran sebanyak 40 jam per minggu.
”Di SMPN 1 jumlah jam pelajaran per minggu sudah mencapai 42 jam, jadi tidak masalah kalau pemerintah menargetkan minimal 38 jam,” ungkap Kepala SMPN 1, Drs Hadi Hariyanto M.Pd kepada Malang Post, kemarin.
Sejumlah mata pelajaran yang ditambah jamnya di SMPN 1 di antaranya adalah matematika dan bahasa Inggris. Masing-masing ditambahkan dua jam pelajaran. Selain itu ada satu mata pelajaran baru yang diberikan sejak tahun ini, yakni teknologi riset.
”Di Kota Malang baru SMPN 1 yang mengajarkan teknologi riset ini,” bebernya. Diakuinya rencana perubahan kurikulum belum disosialisasikan kepada sekolah. Sehingga belum bisa diketahui apakah ada yang baru dalam kurikulum 2013 nanti.
”Kalau memang ada mata pelajaran baru maka harus ada persiapan dan pelatihan kepada gurunya,” kata dia.
Hal senada diungkapkan kepala SMPN 3, Burhanudin M.Pd. Menurutnya SMPN 3 Malang juga sudah melaksanakan pembelajaran 40 jam per minggu. Sejumlah mata pelajaran yang ditambah jam nya adalah Matematika, IPA, Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Seperti diketahui kurikulum baru yang akan mulai diterapkan pada Juni 2013 nanti disebut akan mengasah tiga kompetensi anak yaitu Sikap, Keterampilan dan Pengetahuan. Ini akan diaplikasikan pada tiap jenjang pendidikan dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa dengan perubahan kurikulum ini akan berimbas pada perubahan standar kompetensi lulusan. Adapun standar kompetensi lulusan ini didasarkan pada tiga ranah yaitu Sikap, Keterampilan dan Pengetahuan.
Untuk jenjang SMP, jumlah mata pelajaran juga berkurang dari 12 mata pelajaran menjadi 10 mata pelajaran.
Pada tingkatan ini, IPA dan IPS sudah muncul tapi tetap sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu.
Sama seperti pada tingkatan sebelumnya, durasi belajar di sekolah untuk anak SMP juga bertambah sebanyak enam jam pelajaran per minggu. Jika sebelumnya anak-anak akan belajar selama 32 jam di sekolah maka nanti mereka akan belajar selama 38 jam di sekolah.(oci/eno)