Waego: Jadilah Bidan Sukses, Jangan Bidan yang Berhasil

MALANG- Akademi Kebidanan Wirahusada Nusantara (WHN) mengagendakan pembinaan etika untuk mahasiswa calon bidannya. Pembinaan dilakukan bekerjasama dengan lembaga pembinaan karakter Mata Hati.  Menurut CEO WHN, Donny Yunamawan, agenda ini akan dilaksanakan rutin setiap minggu sekali.
”Setiap hari Jum’at mahasiswa akan mendapatkan materi pembinaan karakter ini,” ungkapnya.
Kegiatan pendidikan karakter ini diprogramkan selama dua semester. Sehingga mahasiswa baru (maba) WHN tidak hanya mengikuti orientasi atau ospek saja. Materi etika ini dikonsep tidak hanya di dalam kelas saja. Tapi ada pula kegiatan di luar kampus berupa outbond maupun role play.
”Tidak hanya mahasiswa saja tapi dosen dan staf juga akan mengikuti program penyegaran ini,” ucapnya.
Sementara itu pada pertemuan Jum’at lalu, materi diberikan oleh tim Mata Hati dan Ketua Yayasan WHN, Prof Dr Waego Hadi Nugroho. Dalam penuturannya Waego mengungkapkan perbedaan antara sukses dan berhasil. Menurutnya berhasil adalah bisa meraih tujuan tanpa mengindahkan bagaimana caranya. Sementara kata sukses bermakna tentang rasa nyaman, aman dan bahagia karena target terpenuhi.
”Orang yang berhasil itu targetnya adalah asal tercapai, sementara orang yang berhasil itu mencapai target dengan cara yang baik,” kata dia.
Karena itulah ia mengingatkan kepada mahasiswa agar tidak hanya bercita-cita menjadi orang yang berhasil. Sehingga dibutuhkan semangat lain seperti kejujuran dan keikhlasan.
Guru besar Universitas Brawijaya (UB) ini mencontohkan kata orang dan manusia memiliki makna berbeda. Orang adalah sebuah gambaran sosok dengan ciri-ciri fisik yang jelas, sementara manusia itu adalah yang sempurna. ”Di dunia ini banyak orang tapi sedikit manusia, karena itu marilah kita raih kesuksesan dan menjadi manusia seutuhnya,” pesannya.(oci/sir/eno)