Unisma Bakal Tangani 360 Guru

MALANG - Universitas Islam (Unisma) Malang akan meng-up grade 360 guru di lingkungan Kementrian Agama (Kemenag) RI. Selain Unisma ada 105 perguruan tinggi di Indonesia yang mendapatkan amanah tersebut.
”Secara nasional ada 17.300 guru yang akan di upgrade tahun ini, dan program ini adalah kali kedua dilakukan Kemenag,” ungkap Direktur  Direktur Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama (Kemenag) RI, Dr H Amin Haidari M.Pd saat menghadiri kuliah tamu supervisor pendidikan agama Islam di Universitas Islam (Unisma) Malang, kemarin.
Kegiatan upgrade guru ini dilakukan dengan model pendidikan dan latihan (diklat). Dengan model ini diharapkan para guru pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah umum bisa meningkat kualitasnya.
Selain meng up grade guru PAI, Unisma juga mendapat amanah untuk mendidik pengawas PAI di sekolah umum. Ada beasiswa yang diberikan kemenag kepada pengawas tersebut untuk studi lanjut di program Pascasarjana Unisma. ”Tugas pengawas PAI ini cukup berat karena itu kami pun menyeleksinya dengan ketat,” ucapnya.
Syarat menjadi pengawas PAI diantaranya adalah harus mengabdi di sekolah minimal delapan tahun. Jenjang pendidikan S2 diperlukan agar pengawas bisa lebih profesional. Kemenag mencatat saat ini ada 600 pengawas PAI yang sudah dibiayai untuk studi S2. Dan diantaranya masih banyak pula yang studi lanjut secara mandiri.
Disinggung soal tudingan gagalnya pendidikan agama sehingga menyebabkan maraknya tawuran pelajar, Amin mengelaknya. Menurutnya pendidikan agama tidak gagal. Sebab pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab kemenag. Faktor lingkungan dan keluarga juga bisa menjadi penyebabnya. ”Masih banyak orang Indonesia yang sukses dan pintar, jadi tidak benar kalau pendidikan gagal,” kata dia. (oci/eno)