Gelar Pilrasa Secara Online

MALANG - Kemarin (21/11)  SMA Negeri 8 menggelar Pemilu Raya Smarihasta  (Pilrasa) 2012. Berbeda dengan Pilrasa sebelumnya, Pilrasa kali ini dilakukan secara online. Tidak ada lagi pemilihan ketua dan wakil OSIS dengan menggunakan surat suara, yang ada adalah seperangkat laptop untuk memilih.
“Ini baru pertama kali kami gelar. Dengan pemilu elektronik ini, kertas bisa dihemat dan tidak biasa curang. Sistem ini juga online, sehingga lebih mudah pemantauannya,” kata Nuri Aini Sekertaris (MPK) SMAN 8 Malang. Siswi berjilbab ini manambahkan, sistem ini lebih mudah karena panitia tidak perlu lagi menghitung surat suara sebab semuanya menggunakan sistem online dan segera diketahui hasilnya.
Ada lima laptop yang disiapkan panitia. Lima laptop tersebut digunakan bergantian sesuai dengan giliran kelasnya. Ada 913 siswa yang menjadi pemilih. “Ini baru kali pertama kali menyelenggarakan Pilrasa menggunakan perangkat IT. Belajar dari pengalaman sebelumnya, kalau pemilihan manual banyak yang golput, tidak sah, dan dicoret-coret oleh siswa,” ujar Dra. Hj. Yuni Widikaryanti, M. Si Waka Kesiswaan SMAN 8 Malang.
Dengan pemilihan secara elektronik kecurangan dapat diantisipasi karena siswa akan mendapat satu nomor registrasi yang dapat digunakan satu kali memilih. Sehingga tidak akan ada siswa yang memilih lebih dari satu kali. Bukan hanya itu, dengan pemilihan OSIS elektronik, penghematan kertas dapat dilakukan.
Sebelumnya, ketiga calon pemimpin OSIS yakni pasangan Aldi-Izul, Tsabita-Fahm, dan Liga-Diki telah melakukan orasi dan kampanye. Bukan hanya itu, mereka juga memiliki tim sukses. Setiap tim sukses memiliki cirri khas yang berbeda. Ada yang berbaju polos, baju kotak-kotak, dan baju batik.
“Kami berharap dengan sistem pemilihan seperti ini siswa akan berlatih berdemokrasi, memilih pemimpin OSIS dengan jujur dan adil,” katanya. Dikatakannya, sebagai upaya untk menghemat kertas dan mengantisipasi kecurangan, untuk tahun-tahun ke depan Pilrasa akan menngunakan sistem ini. (nin/eno)