Raih Juara Pertama Lomba Handycraft Uang Racik

MALANG - M-Teens School Competition 2012 (MSC12) yang diadakan harian Malang Post yang berakhir Minggu (25/11) melahirkan juara-juara dengan karyanya yang luar biasa. Salah satu sekolah yang berhasil menjadi juara dalam kompetisi ini  adalah SMA Diponegoro Tumpang. Sekolah ini berhasil menjadi Juara pertama untuk lomba handycraft uang racik.
Tim dari sekolah yang berada di kawasan Jalan Tunggul Ametung Tumpang ini meracik guntingan bekas uang kertas menjadi sebuah kapal tradisional Pinisi 3Dimensi yang dikerjakan oleh 4-5 siswa yang tergabung dalam Tim satu.
“Kapal Pinisi  yang kami buat ini  tidak memakai kerangka kayu maupun kawat, semua murni dari bahan koran yang kami linting sedemikian rupa dan hanya di lapisi lem saja sehingga biaya pembuatannya tidak mahal, hanya kisaran Rp 300 Ribu,” ujar Hati Mutiara salah satu anggota tim.
Sementara itu Haqi Anazrul Hamzah selaku ketua Tim mengungkapkan berbagai persiapan yang telah dilakukan untuk mengikuti kompetisi ini. ”Sehari setelah mendapat undangan kami langsung menyiapkan segala kebutuhannya. Beruntung kami sudah mendapatkan pelatihan tentang ketrampilan ini, sehingga kami tidak terlalu mengalami kesulitan,” jelas Haqi.
Hal senada juga disampaikan oleh Awang selaku Pembina di matapelajaran seni dan budaya. ”Sekolah kami Memang berbeda dengan sekolah menengah yang lain karena kami memasukan ketrampilan sebagai matapelajaran yang di masukan dala seni dan budaya sehingga nantinya siswa kami setelah lulus mempunyai skill ketrampilan,” papar pria yang berdomisili di Kebon Agung Malang.
Selain menampilkan Kapal Pinisi SMA Diponegoro Tumpang juga mengikutkan Tim 2 dengan Karya Rumah Adat Sumatera Barat Yaitu Rumah Gadang untuk karya tim 2 hanya mampu menduduki juara harapan II sama dengan tim yang pertama tim ini.
”Dengan keberhasilan anak didik kami saya selaku Kepala sekolah sangat bangga dan berterima kasih atas perjuangan Mereka yang telah mengharumkan nama baik sekolah dan kami juga akan selalu mendukung mereka bik dalam bentuk materi maupun motivasi,” tuturnya Drs. Jasman MSi selaku Kepala SMA Diponegoro.(ian/sir/eno)