SD Insan Amanah Miliki Program Robotika

MALANG – Salah satu upaya meningkatkan kreatifitas dan kecerdasan siswa saat ini sedang direalisasikan SD Insan Amanah, yakni program ekstra robotika. Program ini diikuti siswa-siswi kelas 3, 4 dan 5 untuk mengasah kemampuan mereka agar lebih kompetitif.
Kepala SD Insan Amanah, Suhardini Nurhayati,M.Pd mengatakan, program itu sebetulnya telah direncanakan sejak setahun lalu. Namun baru terlaksana mulai awal smester ini karena persiapan ekstra yang harus dikerjakan. Menurut Suhardini, di Indonesia program robotika sangat jarang diadakan, oleh karena pihaknya mempersipakan semaksimal mungkin.
“Kita tidak main-main, program ini harus berjalan dengan serius dan sebaik mungkin,” kata dia.  Perempuan yang akrab disapa Dini ini menjelaskan, segala konsep yang berkenaan dengan robotika dikemas sebaik mungkin dan dilengkapi silabus serta rencana pembelajaran khusus. Setiap pertemuan robotika dituntut harus ada hasil yang baik, dengan harapan efektifitas kegiatan yang dilakukan dan sesuai dengan target yang telah direncanakan.
Dengan demikian ada deadline untuk memperoleh satu hasil karya dari setiap anggota robotik. “Harus ada kejelasan kerja dalam setiap pertemuan, sehingga waktu tidak tersia-siakan, mengingat juga robotika membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” tambahnya. Ia menegaskan tujuan dari program robotika ini salah satunya untuk mengkolaborasikan otak kanan dan otak kiri siswa, sehingga ada keseimbangan berpikir.
Pasalnya setiap orang cenderung menggunakan salah satu dari keduanya. Menurutnya  pada kegiatan ini tidak hanya memupuk kemampuan siswa dalam hal akademik, lebih dari itu ada nilai-nilai karakter yang dapat ditumbuhkan. Misalnya sifat sabar, ketelitian, ketekunan dan kecermatan anak sangat berpotensi untuk dikembangkan melalui robotik.
“Yang kita harapkan anak-anak bisa kreatif dengan softskill mereka. Saya yakin ini akan sangat bermanfaat”harapnya.
Sementara Ketua Robotika SD Insan Amanah, Imam Fahrudin,S.Pd menjelaskan program robotika yang telah terencana setahun lalu itu telah dipersiapkan sebaik mungkin. Perangkat kasar berupa komponen-komponen elektro-robot disiapkan selengkap mungkin demi lancarnya kegiatan siswa.
Selain itu perencanaan dalam bidang pembelajaran berupa jam praktikum robotik disesuaikan dengan kemampuan anak usia dasar. Sejauh ini sudah ada sekitar 50 siswanya yang terdaftar dan melakukan praktikum. Hebatnya dari 21 pertemuan yang direncanakan, pada pertemuan ke 16 sudah ada salah seorang siswanya dari kelas 3 yang berhasil menyelesaikan karya robotnya. Hal ini menjadi bukti akan potensi yang dimilki siswa SD Insan Amnah dalam mengembangkan bakat kreatifitasnya pada bidang robotika.
“Kita tidak hanya sekadar merakit, namun semua komponen elektro yang ada dipasang sendiri oleh siswa,” jelasnya. Setelah tahap analog sukses, rencananya robotika akan dilanjutkan pada tahap selanjutnya yakni mengasilkan karya robitika dengan sistem digital yang sekaligus siswa juga dipahamkan pada program aplikasi dengan bahasa C.(imm/sir/eno)