250 Kader Kesehatan Digembleng

MALANG - Kemarin (29/11) sekitar 250 kader kesehatan jenjang SMP dan SMA/SMK di Kota Malang berkumpul di SMKN 2 Malang untuk mengikuti Seminar HIV/ AIDS. Dalam paparan materinya, staf Dinas Kesehatan, Ketut Sinatra memaparkan mengenai bahaya penyakit yang belum ditemukan obatnya itu.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan penyadaran dan penyebaran HIV dan AIDS dalam bentuk edukasi dan kompetisi melalui pendekatan peer education atau teman sebaya dan merupakan bagian dari OSIS. Ini merupakan upaya pencegahan penyebaran penyakit ini,” ujarnya.
Dikatakannya untuk mencegah menularnya penyakit ini, setiap siswa harus menjaga dirinya sendiri. “Menjaga diri dari pergaulan yang negatif bisa menjadi upaya pencegahan,” ujarnya. Selain itu, upaya pencegahan lainnya adalah dengan menjauhi segala bentuk narkotika dan obat terlarang (narkoba).
“Orang dengan HIV/ AID atau ODHA tidak perlu dijauhi, tetapi justru diberikan motivasi dan toleransi kepada mereka. Selama ini banyak ODHA yang dikucilkan di masyarakat bahkan tim medis sekalipun,” beber pria berkacamata ini.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang dan Dinas Kesehatan kemarin disambut antusias oleh peserta yang hadir. Peserta seminar yang semuanya adalah siswa ini begitu antusias mengikuti kegiatan. Mereka juga aktif menyampaikan keingintahuannya terhadap penyakit yang belum ditemukan obatnya ini.
“Bisa menambah wawasan dan memberitahunya kepada teman lain di sekolah,” ujar Putri salah seorang peserta. Dikatakannya, pengetahuan mengenai HIV/ AIDS perlu ditularkan kepada teman sebaya, agar semua tahu bahwa penyakit ini membahayakan dan bisa menyerang siapa saja,” pungkasnya.(nin/eno)