Ungkap Mitos Kehamilan, Akbid WHN Bakal Gelar Seminar

MALANG - Akademi Kebidanan Wirahusada Nusantara (WHN) menggelar seminar nasional dan workshop bertajuk The Rise of Classical Pregnancy. Acara ini dipersembahkan dalam rangka peringatan Hari Ibu sebagai bentuk kepedulian kepada para ibu dan akan dilaksanakan di Graha WHN pada 15 Desember mendatang.
Direktur Akbid Wirahusada Nusantara, Donna Dwinita Adelia MMRS, menuturkan metode persalinan klasik ini sengaja dikupas untuk membuka cakrawala para tenaga kesehatan bahwa metode melahirkan tidak hanya dibatasi kelahiran normal dan operasi. Tapi masih ada sejumlah metode lainnya seperti waterbirth, lotus brith, dan hypnobirth.
”Seminar ini juga akan mengupas mengenai peran yoga dalam kehamilan dan juga seputar mitos yang berkembang di masyarakat seputar kehamilan,” ungkap Donna.
Alumnus Universitas Brawijaya (UB) ini menuturkan mitos seputar kehamilan sudah dianggap biasa di masyarakat. Namun sampai saat ini belum bisa dibuktikan kebenaran ilmiahnya. Misalnya saja ada kepercayaan bahwa ibu hamil dilarang minum es, harus mengonsumsi air buah kelapa, dan mitos lainnya.
Pembicara yang dihadirkan dalam seminar ini akan memberikan penjelasan dan mengupas mitos seputar kehamilan. Sejumlah pemateri yang akan hadir diantaranya Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pusat, Dr Dra Harni Koesno MKM, Tim Penulis Buku Gentle Birth Mrs Brenda Lynn Ritchmond, dan pendiri Yoga Leaf Community, Puji Astuti.
”Yoga dalam kehamilan itu sangat penting karenanya dalam seminar ini juga akan dikupas mengenai hal itu,” ujarnya. Donna menuturkan pengalaman pribadinya ketika hamil anak pertamanya. Saat itu ia rajin melakukan yoga secara otodidak sambil mengisi waktu luangnya. Dan yang ia rasakan adalah tidak merasakan sakit terlalu lama ketika akan melahirkan.
Ia berharap seminar ini bisa diikuti lebih banyak peserta mahasiswa, bidan praktik dan masyarakat umum. Sehingga semakin banyak yang memahami metode kelahiran klasik ini. (oci/sir/eno)