SMA Lab UM Jalin Sister School dengan Thailand

MALANG - SMA Laboratorium UM (SMA Lab) semakin intensif menjalin kerja sama sister school. November kemarin, empat siswa dan satu guru SMA Lab menimba ilmu dengan Saengtham Wittaya School Thailand. Kunjungan siswa dan guru tersebut digelar pada 9-24 November lalu. Keempat siswa yang berkesempatan mencicipi pendidikan di madrasah di provinsi Trang yakni Aisha Rahmadiana A, Arum Yunita, Wahyu Noor Cahyaning, dan Andika Geofani.
Selama di Thailand, keempat siswa disibukkan menjadi tutor pelajaran Bahasa Melayu. Pasalnya, sekolah yang menjadi sister schoolnya memiliki kurikulum Bahasa Melayu yang diajarkan setiap minggu dengan durasi satu jam.
"Selain ikut pelajaran, kami juga menjadi tutor Bahasa Melayu. Teman-teman di Thailand sangat antusias belajar Bahasa Melayu," ujar Aisha Rahmadiana. Kendala yang dialami siswa SMA Lab UM adalah cuaca. "Udaranya tidak seperti di Malang, di tempat kami belajar cukup panas, ungkap Arum Yunita.
Selama berkunjung di wilayah Thailand Selatan itu siswa SMA Lab mengunjungi beberapa lokasi wisata seperti Tontae Waterfall, Museum Raja ke-5 Thailand, pasar malam, dan kantor pemerintah daerah provinsi Trang.
Dikatakan Arum, hal yang membuat ia terkesan di Thailand adalah budaya bersih dan disiplin. "Sepulang dari Thailand saya menjadi lebih disiplin dan lebih menjaga kebersihan," katanya. Selain menjadi tutor teman sebayanya di Saengtham Wittaya School Thailand, siswa SMA Lab UM juga menampilkan buaya Indonesia yakni tari topeng Malangan.
Banyak kesan yang didapatkan rombongan SMA Lab. Tak hanya pengalaman yang menyenangkan, pengalaman yg kurang menyenangkan juga pernah dialami. "Di Malaysia kami ditipu oleh calo tiket. Calonya mengaku orang Indonesia," ujar Faridah Nurmaliyah S.Pd guru pendamping.
Dikatakannya, dengan kerjasama sister school  ini pihaknya berharap bukan hanya membawa dampak positif secara kelembagaan saja, tetapi juga membawa dampak positif bagi siswa kedua negara. “Paling tidak anak-anak bisa saling mengenal kebudayaan kedua negara dan dapat mengadaptasi hal-hal positif. Selain itu dengan kerjasama ini kami berharap dapat menjadi pengalaman untuk melakukan kerja sama dengan negara lain,” pungkasnya.(nin/eno)