Basic Shooting Club UB Tembakkan Meriam Sambut Maba


KEMERIAHAN upacara penyambutan 12.050 mahasiswa baru (maba) Universitas Brawijaya (UB) tak lepas dari keseriusan unit kegiatan mahasiswa (UKM) nya. Unit Aktivitas Karawitan dan Tari (Unitantri) membawa 100 penari menyambut hangat dengan tarian tradisional. Lokasi penampilan para penari tersebar, sehingga Maba dapat melihat aksi dari senior mereka dari sudut pandang manapun.
Selain penampilan tari kolosal tradiosional, Unitantri juga menunjukkan bakatnya dalam seni reog Ponorogo, yang dihadirkan lengkap dengan penari jathil, warok, barongan, dan bujang ganong.
Seni budaya tradisional dalam kegiatan PK2MABA kali ini sengaja dihadirkan untuk menunjukkan kepada maba bahwa sebagai generasi Mahasiswa UB harus bangga dan cinta terhadap kebudayaan Indonesia.
Tak hanya itu, aksi heroik disuguhkan Basic Shooting Club UB (BSC UB). Para anggota BSC menembakkan meriam tradisional ke titik tertentu, lalu munculah tulisan berisi sambutan selamat datang kepada maba UB, yang tergelar dari lantai tertinggi gedung Fakultas Teknologi Pertanian (FTP).
Tak hanya dari panitia PK2Maba, atraksi mengharukan juga ditampilkan para maba, melalui aksi paper mob. Salah satunya adalah logo Pimnas, untuk menunjukan bahwa UB menjuarai Pimnas untuk kelima kalinya.
Sementara itu, PK2Maba berakhir hari ini, (1/9/16). WR 3 bidang kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS menyebutkan penutupan PK2MABA dilakukan di masing-masing fakultas, mengenai konsep dan teknisnya pihak rektorat menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing fakultas.
Di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB, rencananya akan menghadirkan budayawan asal Kota Batu, pak Suta. Galuh Perdana Putra, panitia SC PK2Maba FIB mengatakan, karena FIB mengedepankan unsur budaya maka mahasiswa baru dirasa perlu mengenal seluk beluk budaya lebih dalam.
“Konsepnya lebih pada dialog kebudayaan, harapannya mahasiswa bisa paham kebudayaan sendiri,” ujarnya. (nia/oci)