Dies Natalis ke-8 Politeknik Kota Malang


100 Persen Mahasiswa Mekatronika Bekerja Sebelum Wisuda

Pemukulan gong sebanyak lima kali oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ir. Ridwan Hisjam, menjadi pertanda peresmian Politeknik Kota Malang (Poltekom) Innovative Teaching Industry. Konsep baru tersebut, sekaligus menjadi kado Dies Natalis ke-8 Poltekom kemarin.
Direktur Poltekom, Dr. Isnandar, M.T mengatakan, inovasi teaching industry tersebut akan diterapkan pada kelas mekatronika alat berat. Sebab saat ini lulusan mekatronika banyak dibutuhkan di dunia industri. Terbukti, sebanyak 100 persen mahasiswa semester akhir Mekatronika Poltekom saat ini sudah terserap di beberapa industri.
“Semuanya sudah terserap di dunia industri. Stock mahasiswa Mekatronika kita yang masih nganggur setelah wisuda habis sudah,” ujarnya.
Praktik dari innovative teaching industry tersebut adalah memberlakukan metode pembelajaran 2:2:2. Artinya, mahasiswa Mekatronika akan mendapat materi dari dosen pengampu selama dua semester awal. Kemudian dua semester selanjutnya diampu oleh dosen dari General Manager (GM) atau praktisi industri, yang telah mengajar selama minimal 20 tahun dan dua semester sisanya mahasiswa akan praktek industri di perusahaan tujuan.
Khusus untuk kelas Mekatronika, lanjut Isnandar, saat ini kuota yang tersedia untuk kelas yang juga bekerjasama dengan beberapa industri tersebut, adalah sebanyak 100 orang. Sedangkan saat ini, mahasiswa yang sudah diterima baru 30 orang. “Sehingga kami masih perlu 70 orang lagi. Lulusan Mekatronika sudah siap kerja. Karena kami bekerja sama dengan beberapa industri, yang siap merekrut karyawan baru dari lulusan Poltekom,” tukasnya.