Istimewa, Komik Siswa Malang Diproduksi Jerman


MALANG - Lima siswa Kota Malang turut menyumbang ide cerita, dalam sebuah komik yang akan diproduksi oleh Jerman. Mereka adalah siswa dari SMAN 1 dan SMAN 5 Malang. Karya mereka mendapat pengakuan oleh ilustrator terkenal asal Jerman, Kitty Kahane, saat gelaran workshop tanggal 12 Juni hingga 18 Juni 2016, lalu.
Kelima pemuda tersebut adalah Sheila Saffana dan Dewi Wardha, siswi SMAN 1 Kota Malang, yang berkolaborasi dengan Imania dan Dessy Nour'aini Rachmawati, Setramadhani Yanuar Prasetyo dan Mokhamad Aji Prasetyo, siswa dan siswi SMAN 5 Kota Malang.
Sheila mengisahkan, awal mula keikut-sertaan mereka dalam project tersebut bermula ketika pihak sekolah mengumumkan kerjasama antara pihak sekolah dengan Jerman di bidang ilustrasi dengan fokus utama komik.
Mereka berlima pun kompak mendaftar. Setelah melalui beberapa tahap seleksi, akhirnya keluarlah mereka berlima sebagai penyumbang cerita berbarengan dengan 18 peserta lain, dari seluruh Indonesia.
"Jadi si Kitty ini sedang ada project membuat kartun. Ceritanya tentang pencarian harta karun di berbagai negara. Nah, kita yang bagian negara Indonesia," katanya menjelaskan kepada Malang Post.
Menurut Sheila, mengerjakan komik ini bukanlah hal mudah. Pasalnya, ia dan kawan-kawannya harus menyatukan konsep dan pemikiran mereka, agar tujuan dari cerita jelas.
"Kita sering kumpul untuk membahas konsep. Setelah konsep matang, baru masing-masing dari kami mengerjakan per halaman," jelasnya.
Rama, sapaan akrab Setramadhani Yanuar Prasetyo mengungkapkan, ini menjadi pengalaman pertamanya menyumbang ide untuk komik kelas Internasional. Pria yang semenjak kecil gemar menggambar itu mengaku, banyak hal yang dapat ia petik setelah bergabung dalam project tersebut.
"Saya jadi banyak teman. Selain itu juga mengetahui karakter negara lain dalam membuat komik," terangnya.
Meski demikian, proses bergabung dalam komik ini bukan hal sederhana. Mereka berlima terlebih dahulu harus mempunyai sertifikat A2, semacam sertifikat TOEFL yang berlaku di seluruh Eropa.
Ide cerita dari ke-23 pemuda Indonesia tersebut, rencananya akan dibukukan dalam bentuk komik di Jerman. Sheila dan kawan-kawan akan mendapat reward, berupa marchandise dan buku komik yang diberikan secara cuma-cuma. (nia/oci)